SatuSatu Buka Kanal Baru Bisnis Travel Agent Lewat Partner Portal B2B
SatuSatu meluncurkan Partner Portal B2B untuk membantu travel agent dan DMC menjual atraksi, aktivitas, event, kuliner, dan pengalaman lokal.
Dokumentasi Foto: Istimewa
INFOBRAND.ID – Bisnis agen perjalanan kini tidak lagi hanya berkutat pada penjualan tiket pesawat dan akomodasi. Perkembangan perilaku wisatawan yang semakin mencari aktivitas dan pengalaman di destinasi membuka peluang baru bagi pelaku usaha travel untuk memperluas sumber pendapatan.
Melihat peluang tersebut, SatuSatu, bagian dari ekosistem TipTip Group, meluncurkan SatuSatu Partner Portal, sebuah platform business-to-business (B2B) yang dirancang untuk membantu agen perjalanan dan destination management company (DMC) menawarkan lebih banyak produk wisata kepada pelanggan.
Platform tersebut resmi diperkenalkan di Jakarta pada 10 September 2026. Melalui Partner Portal, agen perjalanan dapat mengakses berbagai pilihan atraksi, aktivitas, event, kuliner, hingga pengalaman lokal yang telah dikurasi dalam satu ekosistem.
Perluas Produk, Buka Sumber Pendapatan Baru
Selama ini, bisnis travel agent banyak bertumpu pada produk utama seperti tiket transportasi dan hotel. Padahal, kebutuhan wisatawan ketika sudah berada di destinasi jauh lebih beragam.
Mulai dari tiket atraksi, aktivitas rekreasi, wisata kuliner, kegiatan budaya, hingga pengalaman khas suatu daerah dapat menjadi bagian dari perjalanan wisata.
SatuSatu melihat kondisi tersebut sebagai ruang pertumbuhan yang masih terbuka bagi agen perjalanan. Melalui Partner Portal, agen dapat menambahkan berbagai produk pengalaman lokal ke dalam penawaran mereka tanpa harus membangun jaringan kerja sama dengan masing-masing penyedia produk secara mandiri.
Senior Vice President SatuSatu, Seruni Puspita, mengatakan potensi kategori atraksi dan pengalaman lokal masih belum dimanfaatkan secara optimal oleh industri perjalanan.
Menurutnya, SatuSatu Partner Portal tidak hanya dikembangkan sebagai solusi teknologi, tetapi juga sebagai sarana bagi mitra untuk memperluas sumber pendapatan sekaligus mempertemukan wisatawan dengan berbagai pengalaman lokal.
Satu Platform untuk Produk Wisata Lokal
Salah satu tantangan dalam menjual produk wisata lokal adalah tersebarnya penyedia atraksi dan aktivitas di berbagai wilayah. Bagi agen perjalanan, kondisi tersebut dapat membuat proses pencarian produk dan membangun kerja sama menjadi lebih kompleks.
Partner Portal mencoba menyederhanakan proses tersebut dengan menghadirkan inventaris produk yang telah dikurasi.
Dengan model ini, agen perjalanan dapat mencari dan menawarkan produk sesuai kebutuhan wisatawan tanpa harus membangun jaringan operasional baru dari awal.
SatuSatu juga menyediakan dedicated B2B account manager yang dapat membantu mitra memilih produk berdasarkan karakter wisatawan maupun destinasi yang dituju.
Apabila produk yang dibutuhkan belum tersedia di dalam inventaris, tim lokal SatuSatu juga dapat membantu mencarikan kebutuhan tersebut.
Dukungan Operasional hingga Pembayaran
Pengembangan platform B2B tersebut tidak berhenti pada penyediaan katalog produk. SatuSatu juga menyiapkan dukungan operasional untuk membantu agen perjalanan menangani kebutuhan selama proses pemesanan.
Mitra mendapatkan dukungan operasional selama 24 jam, termasuk ketika terdapat kendala pemesanan atau kebutuhan wisatawan yang muncul saat berada di destinasi.
Dari sisi pembayaran, mitra yang telah memenuhi persyaratan dapat memperoleh beberapa pilihan skema, mulai dari Terms of Payment (TOP), deposit, hingga prepaid.
Fleksibilitas tersebut ditujukan untuk membantu agen perjalanan mengelola transaksi sekaligus menyesuaikan kebutuhan arus kas bisnis mereka.
Dorong Transaksi melalui Program Loyalitas
Untuk mendorong pemanfaatan platform oleh mitra, SatuSatu juga menghadirkan program loyalitas berbasis transaksi.
Agen perjalanan dapat memperoleh poin reward dari transaksi yang dilakukan melalui platform. Poin tersebut dikumpulkan secara kumulatif dan dapat menjadi tambahan insentif bagi mitra dalam meningkatkan aktivitas pemesanan.
Selain program loyalitas, SatuSatu menghadirkan program “Win a 4D3N Bali Holiday” yang berlangsung selama September hingga Desember 2026.
Tiga agen dengan performa terbaik dalam periode tersebut berkesempatan mendapatkan paket perjalanan ke Bali yang mencakup tiket pesawat, akomodasi hotel, serta kunjungan ke sejumlah merchant pilihan. Pemenang dijadwalkan diumumkan pada awal Januari 2027.
Hubungkan Travel Agent dengan Ekonomi Kreatif Lokal
Kehadiran Partner Portal juga membawa dimensi yang lebih luas bagi ekosistem pariwisata. Ketika produk atraksi dan pengalaman lokal dapat masuk ke jaringan distribusi agen perjalanan, pelaku usaha lokal memiliki tambahan kanal untuk menjangkau wisatawan.
Model tersebut menciptakan hubungan antara tiga pihak, yakni penyedia pengalaman lokal, agen perjalanan, dan wisatawan.
Bagi penyedia produk lokal, agen perjalanan dapat menjadi kanal distribusi tambahan. Sementara bagi agen, produk pengalaman dapat menjadi pelengkap paket perjalanan yang ditawarkan kepada konsumen.
Di sisi wisatawan, pilihan aktivitas selama berada di destinasi menjadi lebih beragam.
SatuSatu sendiri merupakan bagian dari TipTip Group yang berfokus pada pemesanan atraksi dan pengalaman lokal terkurasi. Pengembangan Partner Portal menjadi langkah perusahaan untuk memperluas model tersebut ke kanal B2B.
Digitalisasi Dorong Transformasi Bisnis Travel
Peluncuran SatuSatu Partner Portal menunjukkan bahwa transformasi digital dalam industri perjalanan tidak hanya berkaitan dengan cara wisatawan melakukan pemesanan.
Digitalisasi juga mulai menyentuh sisi distribusi produk dan hubungan antarpelaku usaha.
Bagi agen perjalanan, semakin luasnya akses terhadap produk lokal memungkinkan bisnis tidak hanya bergantung pada komponen transportasi dan akomodasi. Sementara bagi pelaku usaha wisata lokal, keberadaan kanal B2B dapat membuka peluang untuk masuk ke pasar wisatawan melalui jaringan agen perjalanan.
Dengan demikian, SatuSatu Partner Portal diarahkan menjadi infrastruktur digital yang mempertemukan kebutuhan agen perjalanan dengan beragam produk pengalaman di destinasi.
Langkah tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana industri travel terus bergerak dari sekadar menjual perjalanan menuju bisnis yang menawarkan pengalaman wisata secara lebih menyeluruh.


