SATU Dental Targetkan Buka Klinik Baru Setiap Bulan, Ekspansi Jaringan Makin Agresif
SATU Dental menargetkan membuka satu klinik baru setiap bulan hingga akhir 2026. Saat ini jaringan SATU Dental telah mencapai lebih dari 57 klinik.
Dokumentasi Foto: SATU Dental
INFOBRAND.ID – Industri layanan kesehatan gigi di Indonesia masih menyimpan potensi pasar yang besar. Kondisi tersebut mendorong SATU Dental Group mengambil langkah ekspansif dengan memperluas jaringan kliniknya di sejumlah wilayah Indonesia.
Memasuki paruh kedua 2026, SATU Dental menargetkan pembukaan satu klinik baru setiap bulan hingga akhir tahun. Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan gigi sekaligus memperkuat jaringan bisnisnya.
CEO SATU Dental Group, Satria Situmorang, mengatakan target tersebut menjadi bagian dari agenda ekspansi perusahaan.
“Hingga akhir tahun, kami menargetkan membuka satu klinik baru setiap bulan,” ujar Satria saat kegiatan peninjauan klinik SATU Dental di Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (15/9/2026).
Hingga September 2026, jaringan SATU Dental telah berkembang menjadi lebih dari 57 klinik yang tersebar di Jabodetabek, Semarang, dan Surabaya. Perluasan jaringan tersebut dilakukan seiring dengan kebutuhan untuk menghadirkan layanan kesehatan gigi yang lebih mudah dijangkau masyarakat.
Bukan Sekadar Mengejar Pertumbuhan Bisnis
Ekspansi jaringan klinik tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan skala bisnis. SATU Dental melihat perluasan titik layanan sebagai salah satu cara untuk menjawab persoalan akses terhadap perawatan gigi.
Masih banyak masyarakat yang belum menjadikan pemeriksaan gigi sebagai bagian dari rutinitas kesehatan. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, sekitar 90% masyarakat yang mengalami masalah gigi belum memperoleh perawatan dari tenaga medis profesional.
Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara kebutuhan kesehatan gigi masyarakat dan pemanfaatan layanan profesional.
Bagi SATU Dental, situasi tersebut sekaligus membuka ruang untuk membangun layanan yang lebih mudah diakses, terjangkau, serta mampu memberikan pengalaman yang membuat pasien lebih nyaman.
Dengan memperbanyak lokasi klinik, masyarakat diharapkan memiliki lebih banyak pilihan untuk mendapatkan pemeriksaan maupun perawatan gigi tanpa harus menempuh jarak yang terlalu jauh.
Bangun Ekosistem Kesehatan Gigi Terintegrasi
Strategi pertumbuhan SATU Dental juga tidak berhenti pada penambahan jumlah klinik. Perusahaan mengembangkan ekosistem yang mencakup berbagai kebutuhan dalam layanan kesehatan gigi.
Ekosistem tersebut antara lain didukung oleh Klik Dental sebagai platform B2B untuk kebutuhan suplai kedokteran gigi dan Dua Lab & Tech yang menangani kebutuhan laboratorium serta restorasi gigi.
Model terintegrasi ini memungkinkan kebutuhan klinik, mulai dari peralatan dan bahan kedokteran gigi hingga kebutuhan restorasi, berada dalam satu ekosistem. Pendekatan tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan efisiensi operasional.
Dengan pengelolaan rantai nilai yang lebih terintegrasi, SATU Dental berupaya menciptakan efisiensi sekaligus menjaga kualitas layanan yang diberikan kepada pasien.
Fokus pada Kualitas dan Kenyamanan Pasien
Di tengah ekspansi jumlah klinik, SATU Dental juga menempatkan kualitas layanan sebagai bagian penting dari strategi pertumbuhan.
Perusahaan mengembangkan SATU Dental Academy sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dokter gigi dalam jaringannya. Program tersebut tidak hanya mencakup kemampuan teknis, tetapi juga keterampilan komunikasi dan pelayanan kepada pasien.
VP Medical Affairs SATU Dental Group, drg. Melissa Delania, Sp. Pros., mengatakan pelatihan berkelanjutan diberikan dengan pendampingan dokter senior dan spesialis.
Pendekatan terhadap pengalaman pasien juga menjadi perhatian. Sejumlah fasilitas di klinik SATU Dental dirancang untuk membantu pasien merasa lebih nyaman selama menjalani perawatan, termasuk pilihan musik atau tayangan yang dapat dinikmati ketika berada di kursi perawatan.
Hal tersebut menjadi relevan mengingat rasa takut terhadap perawatan gigi masih menjadi salah satu faktor yang membuat masyarakat menunda kunjungan ke dokter gigi.
Perluas Akses, Dorong Perawatan Preventif
Pertumbuhan jaringan klinik juga berjalan beriringan dengan edukasi mengenai pentingnya pemeriksaan gigi secara rutin.
Alih-alih menunggu sampai muncul rasa sakit, masyarakat didorong melakukan pemeriksaan secara berkala agar potensi masalah dapat diketahui lebih awal. Dokter gigi SATU Dental merekomendasikan pemeriksaan dan kontrol setidaknya setiap enam bulan.
Bagi SATU Dental, pendekatan preventif menjadi bagian dari upaya mengubah perilaku masyarakat dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Dengan target pembukaan klinik baru setiap bulan hingga penghujung 2026, perusahaan kini memasuki fase ekspansi yang semakin agresif. Penambahan jaringan, penguatan kompetensi tenaga medis, serta pengembangan ekosistem pendukung menjadi tiga aspek yang berjalan beriringan dalam strategi pertumbuhan SATU Dental.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa persaingan di industri layanan kesehatan gigi tidak hanya berkaitan dengan jumlah klinik, tetapi juga bagaimana perusahaan membangun akses, kualitas layanan, pengalaman pasien, dan efisiensi operasional secara berkelanjutan.


