Jum'at, 03 Juli 2026

Follow us:

infobrand

Syngenta Indonesia Dorong Produktivitas Petani Lewat Inovasi Pertanian

Syngenta Indonesia memperkenalkan inovasi pertanian di PENAS KTNA XVII untuk mendukung produktivitas petani dan ketahanan pangan nasional.

Syngenta Indonesia Dorong Produktivitas Petani Lewat Inovasi Pertanian Syngenta Indonesia menampilkan inovasi benih dan teknologi pertanian pada PENAS KTNA XVII di Gorontalo.

INFOBRAND.ID, Jakarta – Syngenta Indonesia memperkuat komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional melalui berbagai inovasi benih, teknologi budidaya, serta solusi perlindungan tanaman. Upaya tersebut juga diarahkan untuk membantu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di Indonesia.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui partisipasi Syngenta Indonesia dalam Pekan Nasional (PENAS) KTNA XVII yang berlangsung di Limboto, Gorontalo, pada 20–25 Juni 2026. Melalui booth edukasi dan lahan gelar teknologi, perusahaan memperkenalkan berbagai inovasi benih dan solusi budidaya yang dapat dimanfaatkan petani dalam meningkatkan hasil usaha tani.

Presiden Direktur Syngenta Indonesia, Eryanto, mengatakan keikutsertaan perusahaan pada ajang tersebut merupakan bagian dari implementasi Visi Petani MAJU yang menjadi arah pengembangan berbagai program perusahaan. Visi tersebut mencakup empat pilar, yakni Maximize Profitability, Accelerate Innovation, Joint Effort in Sustainability, dan United One Team.

IKLAN INFOBRAND.ID

inject article ibos 1 - 2026

Visi tersebut dipaparkan Eryanto dalam sesi Pelatihan Pengembangan Digitalisasi Jaringan Agribisnis Tani Nelayan yang menjadi bagian dari rangkaian PENAS KTNA XVII dengan tema Tumbuh Bersama Petani MAJU Indonesia.

"Visi Petani MAJU tersebut mencerminkan komitmen Syngenta Indonesia untuk menghadirkan berbagai terobosan bagi para petani di lapangan melalui inovasi dan pendekatan berkelanjutan," ujar Eryanto dalam keterangan yang dikutip Jumat (03/07/2026).

Pada ajang tersebut, Syngenta Indonesia menampilkan sejumlah inovasi benih, antara lain varietas padi hibrida NK2133 (NK Ningrat) serta seri jagung bioteknologi NK Sakti yang terdiri atas NK Perkasa Sakti, NK Pendekar Sakti, dan NK Sumo Sakti. Seri jagung tersebut memiliki karakter toleran terhadap herbisida glifosat sekaligus tahan terhadap serangan ulat penggerek batang.

IKLAN INFOBRAND.ID

Inject Article IBOS 2 -2026

Di bidang perlindungan tanaman, perusahaan juga memperkenalkan sejumlah solusi, seperti Miravis Duo®, Incipio®200 SC, dan Cuprinomat. Selain itu, Syngenta menghadirkan pendekatan komunikasi melalui program Pahlawan Syngenta (Syngenta Heroes) yang memanfaatkan karakter edukatif untuk memperkenalkan produk dan praktik budidaya kepada petani secara lebih mudah dipahami.

IKLAN INFOBRAND.ID

Inject Article IBOS 3 - 2026

Karakter tersebut antara lain Si Dio yang mewakili teknologi Cuprinomat, Tomi yang mewakili Topmost 30/300 OD, Kak Mira yang mewakili Miravis Duo®, serta karakter untuk NK Perkasa Sakti, NK Sumo Sakti, dan NK Pendekar Sakti.

Selama penyelenggaraan PENAS KTNA XVII, booth dan lahan demonstrasi Syngenta Indonesia dikunjungi ratusan petani serta masyarakat. Perusahaan juga menerima kunjungan sejumlah pejabat pemerintah dan pemangku kepentingan sektor pertanian, termasuk Wakil Bupati Bolaang Mongondow, Dony Lumenta, yang berdialog mengenai berbagai teknologi pertanian, mulai dari inovasi benih hingga pemanfaatan drone pertanian.

Partisipasi Syngenta Indonesia pada PENAS KTNA XVII menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperluas adopsi inovasi dan teknologi pertanian guna mendukung program ketahanan pangan nasional.

Saat ini, Syngenta Indonesia didukung empat fasilitas industri yang meliputi Pusat Riset dan Pengembangan Perlindungan Tanaman di Cikampek, Jawa Barat, Pabrik Produk Perlindungan Tanaman di Gunung Putri, Jawa Barat, Fasilitas Pengembangan Benih di Kediri, Jawa Timur, serta Pabrik Pemrosesan Benih di Pasuruan, Jawa Timur. Perusahaan juga memiliki lebih dari 800 karyawan yang mendukung pengembangan sektor pertanian di berbagai wilayah Indonesia.


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV