VIVA Apotek Bukukan Kenaikan Penjualan 35% di BeautyFest Asia 2026
VIVA Apotek mencatat kenaikan penjualan 35% di BeautyFest Asia 2026 melalui strategi omnichannel dan aktivitas brand engagement.
Booth VIVA Apotek di BeautyFest Asia 2026 yang mencatat kenaikan penjualan sebesar 35%.
INFOBRAND.ID, Jakarta – VIVA Apotek mencatat kenaikan penjualan sebesar 35% selama partisipasinya dalam BeautyFest Asia 2026 yang berlangsung di Mall Kota Kasablanka, Jakarta. Peningkatan tersebut dibandingkan dengan capaian pada ajang yang sama tahun sebelumnya.
Kinerja tersebut menunjukkan tingginya minat pengunjung terhadap produk kesehatan dan kecantikan yang ditawarkan selama acara berlangsung. BeautyFest Asia 2026 menjadi salah satu ajang yang dimanfaatkan perusahaan untuk memperluas interaksi dengan konsumen sekaligus memperkenalkan berbagai produk dan layanan yang dimiliki.
Selama tiga hari penyelenggaraan, VIVA Apotek menghadirkan berbagai program dan aktivitas di booth mereka. Sejumlah kegiatan yang diselenggarakan antara lain promo eksklusif, flash deal, permainan berhadiah, serta pengalaman belanja yang mengintegrasikan kanal online dan offline melalui strategi omnichannel.
Partisipasi VIVA Apotek dalam ajang tersebut juga melibatkan sembilan brand principal yang turut menghadirkan beragam produk kesehatan dan kecantikan. Kolaborasi ini disertai dengan berbagai penawaran khusus yang ditujukan bagi para pengunjung BeautyFest Asia 2026.
Presiden Direktur VIVA Apotek, Haryanto Winata, menyampaikan bahwa capaian penjualan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus mengembangkan pengalaman berbelanja yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.
“Pencapaian pertumbuhan sales sebesar 35% menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan pengalaman retail kesehatan dan kecantikan yang lebih inovatif dan dekat dengan kebutuhan konsumen,” ujar Haryanto dalam keterangan pers, Jumat (19/6/2026).
Menurut Haryanto, keikutsertaan VIVA Apotek dalam BeautyFest Asia 2026 merupakan bagian dari strategi brand engagement perusahaan. Melalui kegiatan tersebut, perusahaan berupaya memperkuat kedekatan dengan konsumen muda, para penggemar produk kecantikan, serta komunitas gaya hidup urban.
Selain memperluas interaksi dengan konsumen melalui berbagai kegiatan pemasaran, VIVA Apotek juga terus mengembangkan strategi omnichannel dalam operasional bisnisnya. Strategi ini menghubungkan layanan di gerai fisik dengan berbagai platform digital dan marketplace untuk memberikan akses layanan yang lebih luas kepada pelanggan.
Hingga akhir 2025, VIVA Apotek telah mengoperasikan lebih dari 115 gerai yang tersebar di 15 kota strategis di Indonesia. Jaringan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperluas jangkauan layanan ritel farmasi dan produk kesehatan kepada masyarakat.
Melalui integrasi antara gerai fisik dan kanal digital, perusahaan menghadirkan pengalaman berbelanja yang memungkinkan pelanggan mengakses produk dan layanan melalui berbagai saluran yang tersedia. Strategi ini juga menjadi salah satu fokus pengembangan bisnis VIVA Apotek dalam mendukung kebutuhan konsumen yang semakin beragam.


