Kamis, 02 Juli 2026

Follow us:

infobrand

Riset Brand Indonesia Excellence Award 2026: Brand Lokal Raih Rating 4,86, Customer Experience Jadi Penentu Kemenangan di Era Digital

Riset Brand Indonesia Excellence Award 2026: Brand Lokal Raih Rating 4,86, Customer Experience Jadi Penentu Kemenangan di Era Digital Tri Raharjo, CEO TRAS N CO Indonesia dan Chairman Indonesia Brand Community, menyampaikan pemaparan riset.

INFOBRAND.ID – Brand-brand Indonesia menunjukkan daya saing yang semakin kuat di ranah digital. Rata-rata rating mencapai 4,86 dari skala 5 yang diberikan konsumen di marketplace menjadi bukti bahwa produk lokal semakin dipercaya dan mampu memenuhi ekspektasi pasar. Namun di balik capaian tersebut, persaingan justru semakin kompetitif. Ketika sebagian besar brand telah memiliki kualitas produk yang baik, faktor pembeda bergeser pada pengalaman pelanggan, kecepatan layanan, hingga kemampuan mengelola reputasi digital.

Temuan tersebut merupakan salah satu hasil utama riset Brand Indonesia Excellence Award 2026 yang dipaparkan CEO TRAS N CO Indonesia, Tri Raharjo, dalam The 40th INFOBRAND FORUM & Awarding Ceremony Brand Indonesia Excellence Award 2026.

Dalam riset tersebut, TRAS N CO Indonesia menganalisis 13.341 brand Indonesia yang memasarkan produknya melalui marketplace. Penelitian mencakup 18 kategori industri dengan menganalisis jutaan ulasan konsumen sebagai tolok ukur performa brand di era digital.

IKLAN INFOBRAND.ID

inject article ibos 1 - 2026

"Hasil riset kami menunjukkan rata-rata rating brand Indonesia mencapai 4,86 dari skala 5. Ini menunjukkan bahwa secara umum brand Indonesia mampu memberikan pengalaman yang sangat baik kepada konsumen di marketplace," ujar Tri Raharjo.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa angka tersebut sekaligus menggambarkan semakin tingginya standar kompetisi. Dari total 13.341 brand yang diteliti, hanya 773 brand atau 5,8 persen yang berhasil memperoleh rating sempurna 5. Sebanyak 4.800 brand (36 persen) berada pada rentang rating 4,90–4,99, sementara 3.200 brand memiliki rating 4,80–4,89. Di sisi lain, masih terdapat 2.468 brand atau 18,5 persen yang memiliki rating di bawah 4,70.

Artinya, sekitar 60 persen brand Indonesia kini berada pada rentang rating 4,80–4,99. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa kualitas produk antarbrand semakin merata sehingga ruang diferensiasi semakin sempit.

IKLAN INFOBRAND.ID

Inject Article IBOS 2 -2026

"Kalau lebih dari 60 persen brand sudah memiliki rating di atas 4,8, berarti kualitas produk bukan lagi satu-satunya pembeda. Customer experience menjadi kunci transformasi dan daya saing brand Indonesia untuk memenangkan kompetisi ke depan," tegasnya.

Beauty & Personal Care Dominasi Penjualan

Selain mengukur kepuasan konsumen, riset Brand Indonesia Excellence Award 2026 juga memetakan performa penjualan berdasarkan kategori industri. Kategori Beauty and Personal Care menjadi sektor dengan total akumulasi transaksi terbesar di marketplace, yakni mencapai 736,8 juta transaksi. Besarnya angka tersebut sekaligus menggambarkan tingginya intensitas persaingan di kategori ini.

IKLAN INFOBRAND.ID

Inject Article IBOS 3 - 2026

Posisi berikutnya ditempati kategori Home and Living dengan 485,3 juta transaksi, disusul Mom and Baby sebesar 396,4 juta transaksi. Selanjutnya terdapat kategori Health and Wellness, Food and Beverage, Footwear and Bags, Stationery and Books, serta berbagai kategori lainnya.

"Kategori dengan penjualan terbesar tentu menjadi arena persaingan yang paling kompetitif. Brand harus mampu menjaga kualitas sekaligus memenangkan hati konsumen agar tetap menjadi pilihan," jelas Tri.

Menariknya, kategori dengan penjualan terbesar belum tentu memiliki rating tertinggi. Berdasarkan hasil riset, kategori Mom and Baby justru menjadi kategori dengan tingkat kepuasan konsumen terbaik.

Di bawahnya terdapat kategori Stationery and Books, kemudian Hobby and Collection. Kategori Mom and Baby juga mencatat jumlah ulasan terbesar dengan 203,5 juta review, jauh melampaui kategori lainnya. Sementara kategori Stationery and Books memperoleh 38,7 juta ulasan, sedangkan Hobby and Collection mencatat 27,2 juta ulasan.

"Besarnya jumlah ulasan menunjukkan tingginya interaksi konsumen sekaligus menjadi indikator penting bagi brand dalam membaca kebutuhan pasar," jelas Tri Raharjo. 

Enam Karakteristik Brand Pemenang

Berdasarkan hasil analisis terhadap ribuan brand tersebut, TRAS N CO Indonesia mengidentifikasi enam karakteristik utama yang dimiliki brand-brand dengan performa terbaik di marketplace.

Pertama, konsistensi kualitas produk. Di tengah keterbukaan informasi, konsumen semakin mudah membandingkan kualitas antarbrand sehingga kualitas produk tidak lagi dapat dikompromikan. Rating 4,9 kini menjadi standar baru bagi brand yang ingin unggul. Kompetisinya semakin ketat karena sebagian besar brand sudah berada pada level kualitas yang tinggi.

Karakteristik kedua adalah kecepatan dan ketepatan layanan. Respons terhadap pertanyaan maupun keluhan pelanggan menjadi faktor pembeda ketika kualitas produk relatif sudah sama baiknya. 

Ketiga adalah membangun kepercayaan melalui transparansi. Brand yang berhasil membangun loyalitas konsumen selalu menghadirkan deskripsi produk yang akurat, foto produk yang autentik, dan komunikasi yang jujur. Keempat, mengelola reputasi digital secara konsisten. Tri menilai reputasi digital kini menjadi aset yang sama pentingnya dengan kualitas produk.

"Saya melihat brand-brand yang sudah mapan sangat konsisten membangun reputasinya melalui berbagai aktivitas komunikasi di media digital. Itu yang membuat kepercayaan konsumen terus tumbuh," katanya.

Kelima adalah menghadirkan customer experience yang holistik, mulai dari konsumen mencari produk, melakukan transaksi, proses pengiriman hingga layanan purna jual. Sementara karakteristik keenam adalah inovasi berbasis feedback pelanggan.

"Di era big data seperti sekarang, jutaan ulasan pelanggan merupakan sumber insight yang sangat berharga. Brand yang mampu mengolah feedback akan lebih cepat berinovasi dibanding kompetitornya," ujarnya.

Tri menegaskan bahwa keberhasilan sebuah brand bukanlah hasil keberuntungan. Brand besar tidak dibangun oleh keberuntungan, tetapi oleh sistem yang mampu menjaga kualitas produk, kualitas layanan, dan reputasi secara konsisten.

Lima Strategi Membangun Digital Brand Excellence

Berdasarkan temuan riset tersebut, TRAS N CO Indonesia merekomendasikan lima strategi utama untuk membangun keunggulan brand di era digital.

Pertama, memastikan konsistensi kualitas produk melalui quality control yang berkelanjutan dan menjadikan ulasan pelanggan sebagai dasar perbaikan. Kedua, meningkatkan customer experience dengan memperkuat seluruh customer journey, mulai dari proses pencarian produk hingga layanan purna jual. Ketiga, menerapkan active review management, yakni merespons seluruh ulasan pelanggan, baik positif maupun negatif, dalam waktu kurang dari 24 jam.

Keempat, melakukan digital reputation monitoring secara rutin dengan memantau percakapan, komentar, maupun pemberitaan mengenai brand. Berdasarkan riset TRAS N CO Indonesia terhadap perusahaan-perusahaan besar, sekitar 92 persen pemberitaan bersifat positif, sedangkan 8 persen lainnya merupakan isu negatif yang harus dikelola secara profesional. Kelima, menerapkan data driven brand strategy, yakni memanfaatkan data ulasan pelanggan sebagai dasar penyusunan strategi pemasaran, pengembangan produk, hingga inovasi layanan.

Pada akhir paparannya, Tri juga menyoroti semakin besarnya kontribusi affiliate marketing terhadap pertumbuhan bisnis digital. Menurut survei terbaru TRAS N CO Indonesia terhadap 100 brand dengan tingkat penjualan tertinggi, lebih dari 70 persen penjualan berasal dari aktivitas affiliate marketing. Di tengah biaya iklan digital yang terus meningkat setiap tahun, strategi ini dinilai menjadi solusi yang semakin efektif bagi brand dalam memperluas pasar.

"Affiliate marketing bukan lagi sekadar kanal promosi. Affiliate telah berkembang menjadi partner strategis yang mampu membangun kekuatan penjualan brand secara berkelanjutan. Ke depan, strategi ini akan semakin penting dalam memenangkan persaingan digital," pungkas Tri Raharjo.


Tag: -

Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV