Jum'at, 17 Juli 2026

Follow us:

infobrand

Roemah Koffie Perkuat Pasar Kopi Premium lewat Cublak Suweng

Roemah Koffie meluncurkan Cublak Suweng, kopi premium berbahan biji Gayo dan Temanggung untuk pasar ritel, bisnis F&B, dan ekspor.

Roemah Koffie Perkuat Pasar Kopi Premium lewat Cublak Suweng Roemah Koffie memperkenalkan Cublak Suweng sebagai racikan kopi premium dari biji Gayo dan Temanggung.

INFOBRAND.ID, Jakarta – Roemah Koffie memperkuat posisinya di pasar kopi premium Indonesia melalui peluncuran Cublak Suweng, produk roastery beans yang memadukan biji kopi Gayo, Aceh, dan Temanggung, Jawa Tengah. Produk dari entitas Royal Agro Industri tersebut diperkenalkan di gerai Roemah Koffie PIK 2, Kamis (16/7/2026).

Cublak Suweng dikembangkan untuk merespons permintaan pasar domestik terhadap kopi berkualitas tinggi. Produk ini juga disiapkan untuk menjangkau pasar internasional melalui racikan kopi lokal dan kemasan yang mengangkat identitas budaya Indonesia.

Nama Cublak Suweng diambil dari lagu dan permainan tradisional Jawa yang menggambarkan nilai kebersamaan, kesederhanaan, serta kebahagiaan. Filosofi tersebut diterjemahkan dalam konsep tiga lingkaran yang saling berhubungan.

IKLAN INFOBRAND.ID

inject article ibos 1 - 2026

Inner Circle menggambarkan hubungan manusia dengan dirinya sendiri, Shared Circle merepresentasikan hubungan dengan sesama, sedangkan Eternal Circle mencerminkan keterhubungan manusia dengan alam.

CEO Roemah Koffie, Felix TJ, menjelaskan bahwa racikan Cublak Suweng dikembangkan dengan mempertemukan karakter biji kopi dari dua daerah penghasil kopi di Indonesia.

“Karakteristik biji kopi Gayo yang khas bertemu sentuhan karamel, hazelnut, dan cokelat dari biji kopi Temanggung, membuat kopi ini memiliki cita rasa yang seimbang dan harmonis,” kata Felix.

IKLAN INFOBRAND.ID

Inject Article IBOS 2 -2026

"Melalui kurasi rasa ini, Roemah Koffie berharap Cublak Suweng dapat menjadi pintu bagi semakin banyak penikmat kopi, baik di pasar domestik maupun internasional, untuk mengenal kopi premium Indonesia," kata Felix.

Cublak Suweng diproses menggunakan kombinasi metode wet hulled dan natural. Proses tersebut menghasilkan kopi dengan tingkat keasaman rendah, karakter earthy, rasa manis alami, serta body yang padat dan seimbang.

Commercial Director Roemah Koffie, Ryo Limijaya, menyampaikan bahwa profil rasa tersebut membuat Cublak Suweng dapat digunakan untuk berbagai jenis penyajian. Selain menyasar konsumen ritel, produk ini juga ditujukan bagi pelaku usaha makanan dan minuman yang membutuhkan bahan baku kopi untuk beragam menu.

IKLAN INFOBRAND.ID

Inject Article IBOS 3 - 2026

“Titik tengah inilah yang membuat Cublak Suweng bisa dinikmati sebagai black coffee maupun dieksplor sebagai base espresso untuk latte dan berbagai kreasi kopi lainnya,” ujar Ryo.

Identitas budaya juga diterapkan pada desain kemasan. Roemah Koffie menggunakan ilustrasi cerita kancil dan kura-kura yang dikaitkan dengan falsafah Jawa alon-alon asal kelakon. Produk dikemas dalam coffee tin bergaya klasik untuk menyasar kebutuhan oleh-oleh premium dan mendukung pemasaran di pasar ekspor.

Dalam kegiatan peluncuran, perusahaan menghadirkan Tasting & Sensory Experience melalui sajian Kopi Walik. Roemah Koffie juga berkolaborasi dengan Boemi Botanical untuk menghadirkan room fragrance berbahan ekstrak kopi sebagai bagian dari pengalaman sensorik produk.

Pada sisi rantai pasok, perusahaan mengembangkan ekosistem yang melibatkan kemitraan dengan petani lokal. Proses roasting dilakukan melalui fasilitas PT Dewa Kopi Indonesia dengan standar yang ditujukan untuk menjaga kualitas produk.

Cublak Suweng melengkapi portofolio kopi bertema warisan Nusantara milik Roemah Koffie, setelah sebelumnya perusahaan memperkenalkan Anak Daro dan Rambadia.

Produk kopi premium tersebut tersedia dalam bentuk whole beans ukuran 200 gram dan 500 gram dengan pilihan tingkat gilingan coarse, medium, dan fine. Roemah Koffie juga menyediakan capsule coffee berisi 10 kapsul dengan berat 5,5 gram per kapsul.

Cublak Suweng dipasarkan melalui gerai Roemah Koffie di Jakarta dan Tangerang. Distribusinya juga mencakup sejumlah jaringan ritel premium, antara lain Grand Lucky, Kem Chicks, dan Papaya.

Selain mengembangkan produk dan jaringan distribusi, Roemah Koffie menyatakan tengah memperkuat program pemberdayaan dan dukungan bagi petani kopi beserta keluarga mereka di Temanggung. Program tersebut menjadi bagian dari pengembangan rantai pasok kopi premium yang melibatkan mitra di tingkat hulu.


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV