Riset Tren dan Kecepatan Produksi Jadi Kunci 99K OUTLET Menjaga Kepercayaan Konsumen
99K OUTLET memperkuat pasar fesyen wanita melalui produk trendy dan terjangkau, riset tren, strategi digital, serta perluasan toko offline.
99K OUTLET menghadirkan koleksi fesyen wanita trendy dan terjangkau melalui kanal online serta jaringan toko fisik.
INFOBRAND.ID, Jakarta – Perubahan tren yang berlangsung cepat membuat pelaku industri fesyen perlu terus memahami preferensi konsumen. Hal tersebut menjadi salah satu fokus 99K OUTLET dalam mengembangkan koleksi pakaian wanita yang modis, nyaman, berkualitas, dan tetap terjangkau bagi pasar remaja hingga dewasa muda.
Hadir sejak 2015, brand lokal ini telah berpengalaman lebih dari satu dekade dalam memenuhi kebutuhan fesyen wanita di Indonesia. Koleksinya berfokus pada busana kasual sehari-hari, seperti crop top, bodycon dress, t-shirt, tank top, serta berbagai model bawahan dengan potongan modern.
Founder 99K OUTLET, Huang Feng, menjelaskan bahwa perusahaan berupaya menghadirkan produk yang terus mengikuti perkembangan mode tanpa meninggalkan aspek kualitas dan keterjangkauan.
“Brand kami berada di bawah naungan PT Moe Global Trading yang didirikan pada tahun 2018. Kami bergerak di bidang fashion wanita dengan target pasar remaja hingga dewasa muda. Produk yang kami tawarkan meliputi berbagai koleksi pakaian wanita yang mengikuti tren terkini, dengan mengutamakan desain yang modis, berkualitas, dan tetap terjangkau,” ujar Huang Feng kepada INFOBRAND (20/7/2026).
Filosofi yang dibawa 99K OUTLET berangkat dari pandangan bahwa tampil modis tidak selalu harus membutuhkan biaya mahal. Karena itu, perusahaan berupaya menggabungkan desain yang relevan dengan tren, harga yang dapat dijangkau konsumen, serta pemilihan bahan yang nyaman untuk digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Untuk menyesuaikan produknya dengan iklim tropis, perusahaan menyeleksi material yang adem, fleksibel, dan nyaman di tubuh. Standar kerapian jahitan dan kualitas bahan juga dijaga agar konsumen tetap memperoleh produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka tanpa harus menghadapi harga jual yang tinggi.
Kemampuan mengikuti perubahan tren menjadi bagian penting dari strategi 99K OUTLET. Perusahaan memiliki tim khusus yang melakukan riset terhadap perkembangan mode dan kebutuhan pasar, terutama di kalangan generasi muda. Hasil riset tersebut kemudian diterjemahkan oleh tim riset dan pengembangan menjadi koleksi baru yang relevan dengan preferensi konsumen.
Menurut Huang Feng, proses tersebut didukung oleh kemampuan produksi yang responsif sehingga perusahaan dapat menghadirkan produk baru dengan lebih cepat. Di sisi lain, tim pergudangan memastikan penyimpanan dan distribusi berjalan efektif agar pesanan dapat diterima konsumen tepat waktu.
“Dengan menggabungkan kekuatan digital, inovasi produk, kecepatan produksi, dan pelayanan yang konsisten, kami berusaha membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen serta menjaga kepercayaan mereka terhadap 99K OUTLET sebagai brand fashion wanita yang selalu mengikuti perkembangan zaman,” jelasnya.
Strategi tersebut turut didukung oleh aktivitas pemasaran melalui Instagram, TikTok, dan platform e-commerce. Tim pemasaran dan komunikasi secara aktif mengembangkan konten, menjalankan kampanye digital, serta membangun interaksi yang lebih dekat dan personal dengan pelanggan.
Performa 99K OUTLET di ranah digital menunjukkan penerimaan pasar yang kuat. Brand ini telah mencatatkan puluhan ribu ulasan di internet dan ratusan pencarian melalui mesin pencari. Di marketplace, produknya telah menghasilkan jutaan transaksi serta ratusan ribu ulasan konsumen dengan rating rata-rata mendekati angka sempurna. Official store-nya juga telah diikuti lebih dari seratus ribu pengguna.
Jejak digital tersebut memperlihatkan bahwa keterpilihan produk tidak hanya terbentuk melalui tingginya transaksi, tetapi juga melalui ulasan, penilaian, dan keterlibatan konsumen di kanal penjualan daring.
Selain mengembangkan kanal digital, 99K OUTLET turut memperluas akses konsumen melalui toko fisik di sejumlah pusat perbelanjaan. Kehadiran toko offline memungkinkan pelanggan melihat, menyentuh, dan mencoba produk secara langsung sebelum melakukan pembelian.
Jaringan tokonya telah hadir di sejumlah lokasi strategis, antara lain Supermall Karawaci, Kuningan City Mall, dan Mall Citraland Ciputra. Perluasan tersebut menjadi bagian dari strategi omnichannel perusahaan untuk memberikan pengalaman yang konsisten melalui kanal online maupun offline.
Huang Feng mengatakan, pertumbuhan penjualan perusahaan menunjukkan tren positif dengan rata-rata peningkatan sekitar tiga puluh persen per tahun. Perkembangan itu didukung oleh strategi pemasaran berkelanjutan, pengembangan produk yang mengikuti pasar, serta meningkatnya kepercayaan dan loyalitas pelanggan.
“Saat ini, fokus utama perusahaan adalah terus berinovasi dalam pengembangan produk dengan menghadirkan koleksi yang mengikuti tren fashion terkini dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan,” katanya.
Ke depan, perusahaan akan melanjutkan penguatan media sosial dan e-commerce, menjaga kualitas produk, meningkatkan pengalaman berbelanja, serta memperluas jaringan toko fisik di berbagai daerah. Langkah tersebut juga disiapkan untuk menghadapi persaingan dari brand lokal maupun internasional dan perubahan tren mode yang semakin cepat.
Melalui kombinasi riset pasar, pengembangan produk yang responsif, komunikasi digital, dan perluasan toko offline, 99K OUTLET berupaya mempertahankan popularitas, keterpilihan, serta kepuasan konsumen di pasar fesyen wanita Indonesia.


