Kamis, 20 Agustus 2026

Follow us:

infobrand

Penjualan Motor Listrik ALVA Naik Lebih dari 50 Persen

Penjualan motor listrik ALVA naik lebih dari 50 persen pada 2025 dan ditargetkan tumbuh lebih dari dua kali lipat tahun ini.

Penjualan Motor Listrik ALVA Naik Lebih dari 50 Persen ALVA mencatat pertumbuhan penjualan motor listrik lebih dari 50 persen sepanjang 2025.

INFOBRAND.ID, Jakarta – Produsen motor listrik ALVA mencatat pertumbuhan penjualan lebih dari 50 persen sepanjang 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Perusahaan juga menargetkan volume penjualan motor listrik pada tahun ini dapat meningkat hingga lebih dari dua kali lipat.

CEO ALVA Purbaja Pantja mengatakan, target tersebut disusun dengan mempertimbangkan perkembangan pasar kendaraan listrik serta meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan yang menawarkan efisiensi biaya operasional.

"Kita kalau dilihat 2024 ke 2025 kita ada kenaikan lebih dari 50% secara volume. Jadi target kami sebenarnya di tahun ini lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan tahun lalu. Tahun ini kita berharap bisa mencapai volume yang jumlahnya lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun lalu," kata Purbaja dalam beberapa waktu lalu.

Pertumbuhan penjualan motor listrik ALVA tidak hanya dikaitkan dengan perkembangan industri kendaraan listrik secara umum. Perubahan pola pertimbangan konsumen dalam memilih kendaraan juga menjadi salah satu faktor yang diperhatikan perusahaan.

Masyarakat dinilai semakin memperhitungkan biaya penggunaan kendaraan sehari-hari, termasuk pengeluaran untuk bahan bakar. Kondisi tersebut membuat kendaraan listrik mulai menjadi salah satu pilihan transportasi, terutama bagi konsumen yang mempertimbangkan efisiensi biaya dalam jangka panjang.

Purbaja menjelaskan, perubahan harga bahan bakar minyak atau BBM turut memengaruhi perhatian masyarakat terhadap motor listrik. Namun, kenaikan harga BBM bukan satu-satunya faktor yang mendorong peningkatan penjualan ALVA.

Menurut dia, perusahaan telah menetapkan target pertumbuhan penjualan yang lebih tinggi sejak awal tahun. Dengan demikian, peningkatan penjualan yang terjadi tidak sepenuhnya bergantung pada perubahan harga BBM.

"Kalau kita cerita secara spesifik mengenai BBM, dampaknya memang ada. Pada saat ada pembicaraan mengenai harga BBM dan akhirnya BBM non-pertalite mengalami perubahan, sepertinya itu juga memberikan perhatian lebih kepada industri motor listrik. Jadi kalau dibilang ada lonjakan mungkin ada, tapi secara keseluruhan dari awal tahun kami memang sudah mencanangkan target penjualan yang lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya," ujarnya.

Meski melihat adanya peningkatan perhatian konsumen, ALVA belum melakukan penghitungan khusus mengenai kontribusi kenaikan harga BBM terhadap pertumbuhan penjualan motor listrik. Perusahaan masih memantau perkembangan penjualan berdasarkan pencapaian bulanan.

"Kita belum menghitung secara spesifik karena kita juga tidak melihat seperti apa dalam hal kenaikannya. Tapi kalau dilihat dari perkembangan penjualan per bulannya kelihatannya memang ada peningkatan," kata Purbaja.

Selain faktor biaya penggunaan kendaraan, pertumbuhan pasar motor listrik juga didukung oleh semakin luasnya edukasi kepada masyarakat. Informasi mengenai manfaat, penggunaan, pengisian daya, dan biaya operasional kendaraan listrik kini semakin mudah dijangkau oleh konsumen.

Pilihan produk motor listrik juga terus bertambah dengan rentang harga dan spesifikasi yang lebih beragam. Kondisi ini membuka peluang bagi masyarakat untuk memilih kendaraan sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial masing-masing.

Faktor lainnya adalah pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Ketersediaan fasilitas pendukung dinilai penting agar motor listrik dapat digunakan secara praktis sebagai kendaraan utama untuk menunjang mobilitas sehari-hari.

"Jadi tiga hal itu. Satu edukasi, kedua motor dengan harga dan level yang berbeda-beda, ketiga pengembangan ekosistem yang memastikan bahwa motor ini memang bisa dipakai sebagai transportasi utama. Di situlah nanti penghematan biaya penggunaan akan benar-benar dirasakan oleh pengguna motor listrik," ujar Purbaja.

Dengan pertumbuhan penjualan yang telah dicapai pada 2025, ALVA melanjutkan strategi peningkatan volume penjualan motor listrik pada tahun ini. Perusahaan juga akan mencermati perkembangan perilaku konsumen, harga BBM, pilihan produk, dan ekosistem kendaraan listrik sebagai bagian dari dinamika pasar.


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV