Kamis, 20 Agustus 2026

Follow us:

infobrand

Lebih dari Lima Dekade, Mustika Ratu Menjaga Warisan Kecantikan Indonesia Tetap Relevan

Mustika Ratu memperkuat warisan kecantikan Indonesia melalui inovasi bahan alami, riset modern, dan strategi digital yang terintegrasi.

Lebih dari Lima Dekade, Mustika Ratu Menjaga Warisan Kecantikan Indonesia Tetap Relevan Mustika Ratu memadukan warisan kecantikan Indonesia, bahan alami Nusantara, dan inovasi modern untuk menjangkau konsumen lintas generasi.

INFOBRAND.ID, Jakarta – Mustika Ratu terus memperkuat posisinya sebagai brand kecantikan dan wellness asli Indonesia dengan memadukan warisan budaya, pemanfaatan bahan alami Nusantara, serta pengembangan produk berbasis riset dan teknologi modern. Di tengah perubahan perilaku konsumen, perusahaan juga memperluas kedekatan dengan masyarakat melalui marketplace, e-commerce, media sosial, dan berbagai kanal digital lainnya.

Mustika Ratu berada di bawah naungan PT Mustika Ratu Tbk, perusahaan yang didirikan oleh mendiang BRA Mooryati Soedibyo sejak pertengahan dekade 1970-an. Perusahaan ini berawal dari usaha rumahan yang memproduksi jamu dan perawatan kecantikan berdasarkan resep warisan Keraton Surakarta, kemudian berkembang menjadi perusahaan publik pada dekade 1990-an.

Direktur PT Mustika Ratu Tbk, Kusuma Ida Anjani, mengatakan perjalanan perusahaan selama lebih dari lima dekade dibangun melalui perpaduan antara kearifan lokal Indonesia, penelitian ilmiah, dan pemanfaatan teknologi modern.

“Selama lebih dari lima dekade, Mustika Ratu terus mengembangkan produk yang memadukan kearifan lokal Indonesia (Indonesian Natural Heritage) dengan riset ilmiah dan teknologi modern,” ujar Kusuma kepada INFOBRAND, Selasa (28/7/2029).

Rangkaian produknya mencakup kategori beauty, personal care, dan wellness. Dalam pengembangannya, Mustika Ratu memanfaatkan bahan alami Indonesia, antara lain bengkoang, kunyit, temulawak, kencur, zaitun, lidah buaya, daun kelor, serta berbagai rempah Nusantara yang telah diteliti manfaatnya.

Produk-produk tersebut meliputi perawatan kulit, tubuh, dan rambut, kosmetik dekoratif, hingga jamu dan minuman perawatan tubuh. Beberapa produk yang telah dikenal luas di pasar antara lain rangkaian perawatan berbahan bengkoang, minyak zaitun, penyegar air mawar, serta beragam produk herbal.

Selain melayani pasar domestik, produk Mustika Ratu telah dipasarkan ke puluhan negara. Ekspansi tersebut menjadi bagian dari misi perusahaan untuk memperkenalkan kekayaan biodiversitas dan warisan perawatan kecantikan Indonesia kepada konsumen internasional.

“Selain menjadi brand kecantikan, Mustika Ratu juga membawa misi melestarikan kekayaan biodiversitas Indonesia sekaligus memperkenalkannya ke pasar global,” ujar Kusuma.

Perkembangan Mustika Ratu juga didukung oleh upaya memperkuat distribusi omnichannel dan membangun interaksi yang lebih dekat dengan konsumen. Menurut Kusuma, pertumbuhan perusahaan tidak hanya dinilai berdasarkan penjualan, tetapi juga dari kepercayaan masyarakat terhadap Mustika Ratu sebagai brand warisan Indonesia yang tetap relevan dengan perkembangan zaman.

“Bagi kami, pertumbuhan bukan hanya tentang angka penjualan, tetapi juga tentang semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap brand Mustika Ratu sebagai warisan kecantikan Indonesia yang terus berinovasi,” jelas Kusuma.

Penerimaan konsumen terhadap Mustika Ratu terlihat dari performanya di ranah digital. Namanya tercatat dalam ratusan ribu ulasan di halaman internet dan memperoleh belasan ribu pencarian. Di marketplace, produk-produknya membukukan lebih dari satu juta transaksi dan menerima ratusan ribu ulasan konsumen dengan rating rata-rata mendekati nilai sempurna.

Official store Mustika Ratu juga diikuti oleh ratusan ribu pengguna marketplace. Data tersebut menggambarkan tingkat popularitas brand, keterpilihan produk, serta pengalaman konsumen setelah melakukan pembelian melalui kanal digital.

Kusuma menjelaskan bahwa strategi digital Mustika Ratu tidak hanya diarahkan untuk mendorong transaksi. Perusahaan berupaya menghadirkan pengalaman, edukasi, dan komunikasi yang dapat membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen.

“Saat ini konsumen tidak hanya membeli produk, tetapi juga mencari pengalaman, edukasi, dan interaksi dengan sebuah brand. Oleh karena itu, strategi digital Mustika Ratu tidak hanya berfokus pada penjualan, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen,” jelasnya.

Strategi tersebut dijalankan melalui integrasi pengalaman online dan offline, optimalisasi marketplace dan e-commerce, serta penyampaian edukasi mengenai manfaat bahan alami Indonesia melalui media sosial. Mustika Ratu juga melakukan kolaborasi dengan beauty influencer, dermatologist, dan content creator, disertai kampanye digital yang mengangkat cerita mengenai warisan budaya Indonesia.

Di berbagai platform digital, perusahaan menjaga engagement dengan konsumen sekaligus memperbaiki pengalaman pada setiap titik interaksi. Upaya tersebut dilakukan agar perjalanan konsumen dalam mencari informasi, memilih produk, bertransaksi, dan menyampaikan ulasan dapat berlangsung dengan mudah dan konsisten.

Ke depan, Mustika Ratu akan memusatkan pengembangan produk pada kekayaan biodiversitas Indonesia melalui pendekatan ilmiah modern. Perusahaan menargetkan hadirnya produk kecantikan, perawatan diri, dan wellness yang tidak hanya merespons perubahan tren, tetapi juga memiliki diferensiasi dari bahan alami Indonesia.

“Fokus kami ke depan adalah memperkuat inovasi berbasis kekayaan biodiversitas Indonesia yang dikembangkan melalui pendekatan ilmiah modern,” tutup Kusuma.

Peluang industri beauty, personal care, dan wellness dinilai masih terbuka seiring meningkatnya perhatian masyarakat terhadap kesehatan kulit, perawatan diri, dan gaya hidup sehat. Berdasarkan proyeksi pasar yang disampaikan narasumber, nilai industri Beauty & Personal Care Indonesia diperkirakan melampaui US$10 miliar pada 2026.

Namun, industri juga menghadapi persaingan antara brand lokal dan internasional, perubahan tren yang cepat, kebutuhan inovasi berkelanjutan, serta tantangan dalam memperkuat industri hulu kosmetik dan meningkatkan nilai tambah bahan baku lokal.

Melalui pengalaman panjang, portofolio produk berbasis bahan alami, serta penguatan strategi digital dan omnichannel, Mustika Ratu menjaga eksistensinya di pasar kecantikan dan wellness. Perusahaan juga melanjutkan pengembangan Indonesian Natural Heritage sebagai dasar inovasi sekaligus identitas yang diperkenalkan kepada konsumen di dalam dan luar negeri.


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV