Kopi Kenangan Jajaki IPO dengan Potensi Valuasi Rp18 Triliun
Kopi Kenangan menjajaki IPO dengan potensi valuasi hingga Rp18 triliun untuk mendukung ekspansi bisnis dan jaringan gerainya.
Kopi Kenangan dikabarkan menjajaki IPO dengan potensi valuasi mencapai sekitar Rp18 triliun.
INFOBRAND.ID, Jakarta – Kopi Kenangan dikabarkan tengah menjajaki rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Dalam rencana tersebut, jaringan kedai kopi asal Indonesia itu berpotensi memperoleh valuasi hingga USD1 miliar atau sekitar Rp17,96 triliun.
Berdasarkan laporan The Wall Street Journal (WSJ) pada Jumat (17/7/2026), Kopi Kenangan telah melakukan pembicaraan dengan sejumlah bank untuk mengeksplorasi peluang pencatatan saham. Namun, proses penjajakan IPO Kopi Kenangan tersebut masih berada pada tahap awal.
Belum ada keputusan mengenai waktu pelaksanaan, nilai saham yang akan ditawarkan, maupun bursa yang dipilih sebagai lokasi pencatatan. Singapura disebut sebagai salah satu lokasi yang sedang dipertimbangkan oleh perusahaan.
Sumber yang mengetahui pembahasan tersebut juga menyebutkan bahwa belum ada bank yang secara resmi ditunjuk untuk menangani proses IPO.
Manajemen Kopi Kenangan menyampaikan kepada WSJ bahwa perusahaan secara rutin mengevaluasi berbagai pilihan strategis dan sumber pendanaan. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung ekspansi bisnis sekaligus membuka peluang monetisasi bagi para pemegang saham.
Vice President Corporate Finance and Development Kopi Kenangan, Junxian Li, menjelaskan bahwa komunikasi dengan lembaga keuangan, investor, dan penasihat merupakan bagian dari kegiatan bisnis yang lazim dijalankan perusahaan.
Meski telah melakukan pembicaraan dengan sejumlah pihak, manajemen menegaskan belum ada keputusan final mengenai IPO Kopi Kenangan. Hal tersebut mencakup jadwal pelaksanaan, lokasi pencatatan saham, serta target valuasi perusahaan.
Didirikan pada 2017, Kopi Kenangan telah memperluas kegiatan usahanya ke enam negara. Selain Indonesia, perusahaan saat ini beroperasi di Singapura, Malaysia, India, Filipina, dan Australia.
Kopi Kenangan juga telah mengoperasikan lebih dari 1.300 gerai di berbagai negara. Sepanjang 2026, perusahaan menargetkan pembukaan sekitar 550 gerai baru sebagai bagian dari rencana ekspansi jaringan.
Sebelumnya, Co-founder sekaligus Group Chief Executive Kopi Kenangan, Edward Tirtanata, menyampaikan bahwa pendapatan bersih perusahaan sepanjang 2025 mencapai USD184 juta atau sekitar Rp3,30 triliun. Angka tersebut meningkat 45 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Pada periode yang sama, Kopi Kenangan membukukan laba bersih sebesar USD17 juta, setara dengan sekitar Rp305,27 miliar.
Pertumbuhan jaringan gerai dan kinerja keuangan tersebut menjadi bagian dari perkembangan bisnis perusahaan sebelum munculnya kabar penjajakan IPO Kopi Kenangan. Kendati demikian, rencana pencatatan saham masih dapat berubah karena belum ada keputusan resmi dari manajemen.
Dalam perjalanan bisnisnya, Kopi Kenangan memperoleh dukungan dari sejumlah investor global. Beberapa di antaranya adalah petenis Serena Williams melalui Serena Ventures dan musisi Jay-Z melalui Roc Nation. Keduanya tercatat berinvestasi di perusahaan tersebut pada 2019.
Hingga kini, Kopi Kenangan masih mengevaluasi berbagai opsi strategis dan pendanaan untuk mendukung pengembangan perusahaan. Kepastian mengenai IPO Kopi Kenangan, termasuk bursa tujuan dan nilai penawarannya, masih menunggu keputusan lebih lanjut dari manajemen.

