Kamis, 20 Agustus 2026

Follow us:

infobrand

Kasur Pintar AI Masuk Indonesia, Produksi Lokal Mulai Dikaji

Kasur pintar AI memasuki Indonesia melalui kolaborasi DAP dan DeRUCCI, sekaligus membuka peluang perakitan dan produksi lokal.

Kasur Pintar AI Masuk Indonesia, Produksi Lokal Mulai Dikaji DeRUCCI dan DAP memperkenalkan kasur pintar berbasis AI untuk pasar Indonesia.

INFOBRAND.ID, Jakarta – Teknologi kasur pintar berbasis kecerdasan artifisial atau AI mulai memasuki pasar Indonesia. Teknologi ini memungkinkan kasur membaca postur, pergerakan, dan distribusi tekanan tubuh, kemudian menyesuaikan tingkat daya topang secara otomatis.

Kehadiran kasur pintar AI tersebut membuka kategori baru di pasar matras premium. Selain memperluas pilihan produk bagi konsumen, masuknya teknologi ini juga membuka peluang pengembangan perakitan dan produksi perangkat tidur pintar di dalam negeri.

Duta Abadi Primantara (DAP) dan DeRUCCI membentuk perusahaan patungan bernama PT Duta DeRUCCI Indonesia. Perusahaan tersebut akan mengembangkan pemasaran, jaringan ritel, serta ekosistem kasur pintar di pasar nasional.

President Director Duta Abadi Primantara, Anthony Setiawan, mengatakan kerja sama kedua perusahaan mencakup distribusi tunggal dan lisensi produksi atau license to produce. Kolaborasi itu juga membuka peluang transfer teknologi, perakitan, dan peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN.

“Apabila ke depan terdapat produk yang memungkinkan dibuat secara lokal dan memenuhi ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri, kami akan mencoba memproduksi atau merakitnya di Indonesia,” ujarnya.

Salah satu produk yang diperkenalkan adalah DeRUCCI T11+ AI Mattress. Produk ini memadukan sensor AI, sistem pengindraan pintar, dan teknologi ergonomis untuk menyesuaikan daya topang berdasarkan postur serta posisi tidur pengguna.

Sensor pada kasur mendeteksi pergerakan dan distribusi tekanan secara waktu nyata. Ketika pengguna mengubah posisi tidur, sistem akan melakukan penyesuaian pada sejumlah bagian kasur untuk mempertahankan dukungan terhadap tubuh.

Teknologi dual-zone independent support memungkinkan sisi kanan dan kiri kasur bekerja secara terpisah. Fitur tersebut membuat dua pengguna dapat memilih tingkat kekerasan dan daya topang yang berbeda.

Kasur ini juga dilengkapi sistem penyesuaian lima zona yang mencakup bahu, punggung, pinggang, pinggul, dan kaki. Pola tidur serta sejumlah indikator penggunaan dapat dipantau melalui aplikasi yang terhubung dengan perangkat kasur.

DeRUCCI Brand Spokeperson, Bella Peng, mengatakan kehadiran perusahaan di Indonesia diarahkan untuk memperkenalkan konsep ekosistem tidur sehat yang didukung teknologi.

“Di Jakarta, kami tidak hanya meluncurkan merek atau satu produk, tetapi juga menghadirkan ekosistem tidur sehat,” katanya.

Berdasarkan penelitian China Sleep Research Society yang dirujuk perusahaan, penggunaan T11+ disebut dapat mempercepat waktu untuk tertidur hingga 37,3%, mengurangi perubahan posisi tidur hingga 21,5%, dan meningkatkan durasi tidur hingga 20,8%.

Namun, angka tersebut merupakan hasil penelitian yang dirujuk perusahaan dan bukan jaminan manfaat bagi seluruh pengguna. Kualitas tidur dapat dipengaruhi kondisi kesehatan, tingkat stres, kebiasaan sebelum tidur, suhu ruangan, dan lingkungan sekitar.

Produk tersebut juga tidak ditujukan untuk mendiagnosis maupun mengobati gangguan kesehatan. Pengguna dengan skoliosis, cedera, atau dalam masa pemulihan setelah operasi tetap perlu mengikuti rekomendasi tenaga medis.

Untuk pasar Indonesia, DeRUCCI menyatakan produknya telah disesuaikan dengan iklim tropis. Selain menyediakan pengaturan tingkat kekerasan, kasur menggunakan material dengan sirkulasi udara tinggi serta teknologi antijamur dan antitungau.

Pengembangan produk DeRUCCI didukung investasi riset dan pengembangan lebih dari US$32 juta dengan melibatkan lebih dari 500 insinyur. Perusahaan juga bekerja sama dengan MIT Media Lab dalam proyek Fiber Circuit untuk mengembangkan serat yang dapat mengintegrasikan sensor, komputasi, dan sistem umpan balik.

Pembentukan PT Duta DeRUCCI Indonesia menjadi bagian dari strategi kedua perusahaan untuk memperluas distribusi perangkat tidur premium. DAP telah beroperasi lebih dari 30 tahun dengan jaringan lebih dari 1.000 dealer dan 14 kantor cabang.

DeRUCCI dan DAP telah membuka dua flagship experience center di BSD Gading Serpong dan Indonesia Design District, Pantai Indah Kapuk 2. Kedua lokasi tersebut menyediakan demonstrasi produk, konsultasi tidur, dan pengenalan sistem kasur pintar AI.

Hingga akhir 2026, perusahaan menargetkan sekitar 10–15 titik penjualan di Jakarta. Penjualan akan dikembangkan melalui pusat perbelanjaan, toko kasur modern, gerai mandiri, dan jaringan dealer. Perusahaan belum menetapkan target penjualan khusus karena masih berfokus pada edukasi pasar dan pengenalan teknologi.

Pasar kasur nasional diperkirakan memiliki nilai sekitar Rp10 triliun, termasuk kategori kasur busa, pegas, lateks, dan produk lainnya. Kasur pintar AI berpotensi menambah kategori baru, meskipun saat ini pasarnya masih menyasar konsumen dengan daya beli menengah atas.

Pada tahap awal, sebagian besar produk masih didatangkan dari China. Peluang produksi lokal akan dikaji berdasarkan volume permintaan, kesiapan pemasok komponen, kebutuhan investasi, dan kemampuan memenuhi standar teknologi.

Perusahaan juga memiliki fasilitas di Batam yang dipersiapkan untuk mendukung pasar Asia Tenggara. Meski peluang perakitan dan produksi kasur pintar AI di Indonesia mulai dijajaki, perusahaan belum mengumumkan jadwal maupun nilai investasi untuk rencana tersebut.


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV