BCA Siapkan Dividen Interim Rp3,07 Triliun, Kredit Tembus Rp1.036 Triliun
Dok. Foto : Istimewa
INFOBRAND.ID, JAKARTA – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kembali menunjukkan kinerja positif sepanjang 2026. Perseroan menyiapkan pembagian dividen interim kuartal III tahun buku 2026 senilai total Rp3,07 triliun, seiring dengan pertumbuhan bisnis dan penyaluran kredit yang terus meningkat.
Berdasarkan pengumuman perseroan, pemegang saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham pada 1 September 2026 berhak memperoleh dividen interim tersebut. Pembayaran dividen dijadwalkan berlangsung pada 16 September 2026.
Pembagian dividen tersebut melanjutkan komitmen BCA dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham. Presiden Direktur BCA Hendra Lembong menyebut nilai dividen interim yang lebih tinggi mencerminkan kinerja solid perseroan sepanjang semester pertama 2026.
Dari sisi kinerja operasional, BCA mencatat pencapaian baru setelah total penyaluran kredit untuk pertama kalinya menembus level Rp1.000 triliun.
Hingga Juni 2026, total kredit BCA mencapai Rp1.036 triliun, tumbuh sekitar 8 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan kredit tersebut didukung oleh kondisi pendanaan yang tetap kuat.
Dana giro dan tabungan atau current account saving account (CASA) BCA tercatat mencapai Rp1.082 triliun, meningkat 10,2 persen secara tahunan. Besarnya CASA menjadi salah satu modal penting bagi perseroan dalam menjaga likuiditas sekaligus mendukung ekspansi kredit.
Pertumbuhan kredit turut menopang kinerja keuntungan perseroan. BCA bersama entitas anak membukukan laba bersih sebesar Rp29,5 triliun pada semester I 2026.
Pada periode yang sama, pendapatan operasional BCA tercatat mencapai sekitar Rp55,8 triliun atau tumbuh 2,2 persen secara tahunan. Perseroan tetap menjaga pertumbuhan laba melalui pengelolaan biaya operasional, kualitas kredit, serta pertumbuhan portofolio pembiayaan.
Pencapaian tersebut menunjukkan kemampuan BCA dalam mempertahankan pertumbuhan bisnis di tengah dinamika industri perbankan dan kondisi likuiditas yang masih menjadi perhatian sepanjang 2026.
Dengan pertumbuhan kredit yang telah menembus Rp1.000 triliun serta pembagian dividen interim kepada pemegang saham, BCA memasuki semester II 2026 dengan fundamental bisnis yang tetap solid.
Perseroan selanjutnya akan memperhitungkan seluruh dividen interim yang telah dibagikan sepanjang tahun buku 2026 dalam penentuan dividen final. Keputusan mengenai dividen final akan ditetapkan setelah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 2027.

