Jum'at, 04 September 2026

Follow us:

infobrand

IRRESS LOCAL Perluas Pasar Brand Lokal Indonesia Lewat Kolaborasi dan Pengalaman Offline

IRRESS LOCAL Perluas Pasar Brand Lokal Indonesia Lewat Kolaborasi dan Pengalaman Offline IREES LOCAL

INFOBRAND.ID, Jakarta – Pertumbuhan brand lokal Indonesia dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya terlihat dari semakin beragamnya produk yang hadir di pasar. Kepercayaan diri pelaku brand untuk membangun identitas, komunitas, hingga menawarkan kualitas yang mampu bersaing dengan produk global juga semakin kuat.

Namun, memiliki produk berkualitas dan eksistensi di kanal digital belum tentu cukup untuk membawa sebuah brand menjangkau pasar yang lebih luas. Konsumen tetap membutuhkan ruang untuk mengenal, melihat, mencoba, dan membangun pengalaman langsung dengan sebuah merek.

Kebutuhan itulah yang coba dijawab melalui kehadiran IRRESS LOCAL, sebuah ruang khusus yang dikembangkan IRRESISTIBLE BAZAAR untuk mempertemukan brand lokal terkurasi dengan konsumen secara langsung.

IRRESS LOCAL akan hadir untuk pertama kalinya dalam penyelenggaraan IRRESISTIBLE BAZAAR di Kota Kasablanka, Jakarta, pada 26–30 Agustus 2026. Sebanyak 11 brand lokal terpilih dijadwalkan bergabung dalam program tersebut, mulai dari BAZIA, COTTON INK, DAMBHA OFFICIAL, DIBBA OFFICIAL, HAIDEE & ORLIN, MKS SHOES, SROJA, SAMADENGAN THE LABELS, RIERA HOMEWEAR, ROLLAND STUDIO EYEWEAR, hingga WOU BATIK BY LENY RAFAEL.

Pengalaman Offline Tetap Penting di Tengah Dominasi Digital

Perkembangan e-commerce dan media sosial memang membuat hambatan masuk ke pasar semakin rendah. Brand baru bisa memperkenalkan produk, menjalankan kampanye, hingga menjangkau konsumen dari berbagai daerah tanpa harus memiliki jaringan toko fisik.

Di sisi lain, semakin padatnya persaingan digital juga membuat sebuah brand lebih mudah tenggelam di tengah derasnya konten.

Karena itu, kehadiran offline dapat menjadi salah satu strategi untuk memperkuat pengalaman konsumen terhadap brand. Konsumen tidak hanya melihat produk melalui layar, tetapi dapat menyentuh material, mencoba produk, berinteraksi dengan tim brand, sekaligus memahami karakter merek secara lebih dekat.

Founder IRRESISTIBLE BAZAAR, Marisa Tumbuan, melihat kreativitas sebagai salah satu modal besar yang dimiliki brand fashion Indonesia. Menurutnya, kualitas dan ide kreatif produk lokal memiliki kemampuan untuk bersaing sehingga membutuhkan panggung yang semakin luas untuk bertemu dengan pasar.

Bagi brand lokal, pendekatan tersebut membuat bazaar tidak lagi hanya dipandang sebagai kanal transaksi jangka pendek. Kehadiran dalam sebuah event dapat menjadi bagian dari strategi brand awareness, customer experience, market testing, hingga customer acquisition.

Kurasi Menjadi Penting dalam Membangun Kepercayaan

Menariknya, IRRESS LOCAL tidak sekadar mengumpulkan sebanyak mungkin brand dalam satu area.

Brand yang terlibat melalui proses kurasi dengan mempertimbangkan sejumlah faktor, seperti konsistensi dan kualitas produk, value yang dibangun merek, basis komunitas pelanggan, serta respons dan ulasan masyarakat.

Konsep kurasi tersebut menjadi relevan ketika konsumen memiliki semakin banyak pilihan.

Bagi penyelenggara, kurasi membantu menjaga positioning dan kualitas pengalaman pengunjung. Sementara bagi brand, berada dalam ekosistem yang terseleksi dapat memberikan nilai tambah karena produk tampil bersama merek-merek yang memiliki standar tertentu.

Inilah yang membuat sebuah ekosistem brand memiliki fungsi lebih luas dibandingkan sekadar menyediakan ruang berjualan.

Dari Online Menuju Interaksi Langsung dengan Konsumen

Sejumlah brand yang bergabung dalam IRRESS LOCAL memiliki latar belakang dan tahapan pertumbuhan yang berbeda.

ROLLAND STUDIO EYEWEAR, misalnya, merupakan brand kacamata yang relatif baru. Kehadiran secara offline memberikan kesempatan bagi calon pelanggan untuk mencoba langsung produk yang sebelumnya lebih banyak mereka kenali melalui kanal digital.

Ada pula WOU Batik yang telah berkembang selama sekitar satu dekade dan memiliki basis produksi di Solo. Bagi brand yang banyak mengandalkan pasar online, kehadiran dalam event memberikan titik temu baru dengan konsumen sekaligus membuka kesempatan memperkenalkan produk secara lebih personal.

DIBBA OFFICIAL juga melihat ruang offline sebagai sarana untuk membawa koleksi ready-to-wear dan leather goods mereka semakin dekat dengan konsumen.

Sementara Haidee & Orlin membawa modal berbeda melalui pengembangan komunitas pelanggan. Brand modest fashion yang telah berjalan sejak 2015 tersebut memiliki Haidee & Orlin Club, menunjukkan bahwa pertumbuhan brand kini tidak hanya ditentukan oleh produk, tetapi juga kemampuan membangun hubungan jangka panjang dengan konsumennya.

Kolaborasi Bisa Menjadi Jalan Brand Lokal Naik Kelas

Kehadiran IRRESS LOCAL memperlihatkan perubahan menarik dalam strategi pertumbuhan brand lokal Indonesia.

Jika sebelumnya digitalisasi menjadi salah satu jalan utama bagi brand untuk memperbesar jangkauan, fase berikutnya menuntut strategi yang lebih terintegrasi. Kanal digital membangun jangkauan, sedangkan pengalaman offline dapat memperkuat interaksi dan kepercayaan konsumen.

Pada titik ini, kolaborasi dengan event, komunitas, media, pusat perbelanjaan, kreator, maupun brand lain menjadi semakin penting.

Ekosistem dengan basis audiens yang sudah terbentuk dapat membantu brand mendapatkan akses kepada konsumen baru tanpa harus membangun seluruh jalur distribusi dan exposure dari awal.

IRRESISTIBLE BAZAAR sendiri telah berjalan selama sekitar 11 tahun dan selama ini lebih dikenal sebagai ruang bagi produk preloved serta luxury branded fashion. Kehadiran IRRESS LOCAL menunjukkan adanya perluasan ekosistem dengan memberikan porsi yang lebih khusus kepada produk lokal.

Perubahan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa produk lokal semakin mendapatkan tempat di tengah konsumen yang sebelumnya banyak bersinggungan dengan merek internasional.

Saatnya Brand Lokal Membangun Pasar, Bukan Hanya Produk

Tantangan brand lokal ke depan bukan lagi sebatas mampu atau tidaknya menghasilkan produk berkualitas.

Brand harus mampu membangun positioning yang jelas, pengalaman konsumen, komunitas, komunikasi yang konsisten, serta jalur untuk terus memperbesar pasar.

Produk yang bagus menjadi fondasi, tetapi pertumbuhan membutuhkan kemampuan membuat produk tersebut ditemukan, dipercaya, dicoba, dibicarakan, hingga akhirnya dipilih oleh konsumen.

Karena itu, ruang seperti IRRESS LOCAL dapat menjadi salah satu jembatan antara kreativitas pelaku brand dengan kebutuhan pasar.

Jika ekosistem semacam ini terus berkembang, brand lokal memiliki peluang lebih besar untuk tidak hanya menjadi pilihan alternatif bagi konsumen Indonesia, tetapi tumbuh menjadi merek dengan positioning kuat, basis pelanggan loyal, serta kesiapan untuk memperluas jangkauan ke pasar yang lebih besar.

Pada akhirnya, perjalanan menuju local brand to global brand bukan hanya ditentukan oleh seberapa bagus sebuah produk dibuat. Kemampuan membangun brand, menciptakan pengalaman, memperkuat komunitas, dan berkolaborasi dengan ekosistem yang tepat akan menjadi faktor yang tidak kalah menentukan.


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV