Jum'at, 18 September 2026

Follow us:

infobrand

Automechanika Jakarta 2026 Hadirkan 339 Exhibitor, Dorong Kolaborasi Industri Otomotif

Automechanika Jakarta 2026 Hadirkan 339 Exhibitor, Dorong Kolaborasi Industri Otomotif Dokumentasi Foto Automechanika

INFOBRAND.ID— Pameran industri otomotif internasional Automechanika Jakarta 2026 (AMJKT) akan untuk pertama kalinya digelar di Indonesia. Berlangsung pada 24–27 September 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Jakarta, ajang ini mempertemukan ratusan pelaku industri komponen otomotif dari Indonesia dan mancanegara.

Indonesia menjadi negara ke-15 yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Automechanika secara global. Di kawasan Asia, Automechanika sebelumnya telah hadir di sejumlah kota, antara lain Shanghai, China; Kuala Lumpur, Malaysia; dan Ho Chi Minh City, Vietnam.

Automechanika Jakarta 2026 menempati area pameran seluas 20.800 meter persegi yang terdiri atas empat hall indoor serta area outdoor untuk berbagai aktivitas. Pameran ini diikuti oleh 339 exhibitor dari Indonesia dan berbagai negara.

Kehadiran Automechanika Jakarta menjadi bagian dari upaya membuka akses yang lebih luas bagi pelaku industri komponen otomotif terhadap pasar Indonesia, sekaligus memperkuat konektivitas antara industri lokal dan jaringan otomotif internasional.

Salah satu perusahaan komponen otomotif yang turut berpartisipasi adalah Astra Otoparts Group. Sebagai strategic partner Automechanika Jakarta 2026, Astra Otoparts akan membawa 25 perusahaan dalam satu area booth yang merepresentasikan ekosistem bisnis Perseroan.

Ekosistem tersebut mencakup berbagai lini, mulai dari komponen mesin, sistem pengereman, suspensi, bearing, baterai, ban, velg, kondensor, hingga berbagai komponen OEM dan aftermarket.

“Kami melihat Automechanika Jakarta sebagai platform yang sejalan dengan perjalanan dan kapabilitas Astra Otoparts sebagai salah satu pemain di industri komponen otomotif Indonesia,” ujar Yusak Kristian, President Director PT Astra Otoparts sekaligus Ketua GIAMM (Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor), dalam Media Briefing Automechanika Jakarta 2026 di Hotel Mövenpick Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Dorong Kolaborasi dan Penguatan Kompetensi Industri Otomotif

Menurut Fiona Chiew, General Manager Messe Frankfurt HK, salah satu pembeda Automechanika dibandingkan pameran otomotif lainnya adalah pengalaman penyelenggaraan yang telah berlangsung selama beberapa dekade dan mencakup 16 pameran di berbagai pasar otomotif dunia.

“Messe Frankfurt telah menyelenggarakan pameran Automechanika di seluruh dunia selama beberapa dekade. Mencakup 16 pameran di pasar otomotif yang sudah mapan maupun yang sedang berkembang di berbagai benua utama.”

Ia menjelaskan, reputasi dan sumber daya yang dimiliki Messe Frankfurt memungkinkan Automechanika menghadirkan peserta pameran internasional dengan spesialisasi pada beragam kategori produk. Selain itu, jaringan lokal dan internasional serta kemitraan dengan pihak lokal turut mendukung penyelenggaraan pameran.

“Dukungan resmi: kami mendapatkan dukungan dari pemerintah Indonesia serta 16 asosiasi lokal dan internasional (meliputi Jepang, Malaysia, dan Uni Eropa).”

Automechanika Jakarta 2026 juga menghadirkan sejumlah program pendukung yang diarahkan untuk memperkuat perdagangan, pertukaran pengetahuan, inovasi, kemitraan strategis, serta kolaborasi lintas negara.

Fiona mengatakan, pameran, business matching, hingga berbagai acara pendukung menjadi sarana edukasi dan pelatihan bagi pelaku industri otomotif.

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Forum Kolaborasi Rantai Pasok yang membahas sejumlah isu, termasuk kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), produksi kendaraan listrik (EV), dan integrasi rantai pasok. Forum ini diharapkan menjadi ruang dialog antara pelaku industri otomotif lokal dan internasional.

Selain itu, Tech & Skills Workshop akan memberikan kesempatan bagi teknisi untuk mendapatkan pembelajaran teori sekaligus praktik. Materi yang diberikan mencakup efisiensi, keberlanjutan, kualitas layanan otomotif modern, serta aspek keselamatan dalam menangani kendaraan listrik.

Automechanika Jakarta juga menghadirkan pembicara dari Tiongkok untuk memberikan wawasan mengenai arsitektur baterai lithium-ion 16V Tesla. Sementara itu, program kunjungan industri dirancang untuk memberikan gambaran langsung mengenai kapabilitas manufaktur Indonesia kepada peserta internasional.

Program business matching juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk mempertemukan pembeli dari luar negeri dengan pelaku bisnis lokal secara lebih terarah.

Dari sisi pengembangan industri, penyelenggara juga memberi perhatian terhadap generasi muda melalui berbagai kegiatan interaktif. Tujuannya antara lain memperkenalkan industri otomotif sebagai sektor yang membutuhkan keterampilan dan keahlian profesional sekaligus menawarkan beragam peluang karier.

Pendekatan pameran juga mempertimbangkan kondisi pasar otomotif Indonesia yang masih memiliki basis kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE), bersamaan dengan perkembangan kendaraan listrik (EV). Karena itu, produk dan teknologi yang ditampilkan mencakup solusi untuk kendaraan ICE maupun kendaraan listrik.

Sementara itu, Yusak Kristian menilai industri komponen otomotif Indonesia saat ini berada dalam fase yang dinamis. Perubahan teknologi, kebutuhan pasar, serta persaingan dengan produk impor menjadi sejumlah tantangan yang dihadapi pelaku industri.

Namun, perkembangan tersebut juga membuka ruang bagi industri komponen nasional untuk meningkatkan kapabilitas. Salah satunya melalui perkembangan kendaraan elektrifikasi yang mendorong munculnya kebutuhan terhadap produk dan teknologi baru.

“Kami melihat industri komponen Indonesia memiliki potensi yang besar untuk terus berkembang dan mengambil peran yang semakin kuat dalam global automotive supply chain.”

Dalam keikutsertaannya di Automechanika Jakarta 2026, Astra Otoparts akan memperkenalkan ekosistem bisnis terintegrasi yang melibatkan 25 perusahaan. Sejumlah brand yang akan hadir antara lain Aspira, GS Astra, KYB, Pirelli, Federal, FIM Piston, Akebono, Incoe, Aspira Premio, Aspira Exposio, dan Ulti X.

Yusak berharap partisipasi Astra Otoparts dapat membuka kesempatan untuk memperluas koneksi dengan pelaku industri dari Indonesia maupun mancanegara.

“Kami berharap keikutsertaan Astra Otoparts di Automechanika Jakarta dapat menjadi kesempatan untuk memperluas koneksi dan berinteraksi dengan lebih banyak pelaku industri, baik dari Indonesia maupun internasional. Membuka pengembangan bisnis dengan OEM, distributor, supplier, dan pemain aftermarket dari Indonesia maupun global.”


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV