Selasa, 05 Mei 2026

Follow us:

infobrand

Strategi Samyang Perluas Pasar Buldak di Indonesia

Strategi Samyang perluas pasar Buldak melalui penyesuaian harga dan kampanye Gen Z di Indonesia.

Strategi Samyang Perluas Pasar Buldak di Indonesia Produk mi instan Buldak dari Samyang dengan berbagai varian rasa pedas yang menyasar konsumen muda.

INFOBRAND.ID, Jakarta – Samyang Foods Indonesia melakukan penyesuaian harga ritel untuk memperluas pasar Buldak dan meningkatkan keterjangkauan produk di kalangan konsumen. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat posisi merek di pasar mi instan pedas, khususnya di Indonesia yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan signifikan.

Pada tahap kedua penyesuaian harga, Samyang menurunkan harga ritel hingga 20% untuk tiga varian utama, yakni Buldak Original, Buldak Cheese, dan Buldak 2X Spicy (Hot Chicken Flavor Ramen). Sebelumnya, pada Juli tahun lalu, perusahaan juga telah melakukan penyesuaian harga untuk varian Original Big Bowl dan Carbonara Big Bowl.

“Buldak telah menerima sambutan yang luar biasa dari konsumen di Indonesia dan berhasil memposisikan diri sebagai salah satu merek K-spicy terdepan di pasar,” ujar Presiden Direktur Samyang Foods Indonesia, Eunsan Jeong.

IKLAN INFOBRAND.ID

inject article ibos 1 - 2026

Penyesuaian harga ini ditujukan untuk memperluas akses konsumen terhadap produk Buldak sekaligus meningkatkan daya saing di pasar ritel. Distribusi harga baru tersebut diterapkan di seluruh kanal penjualan melalui kerja sama dengan mitra distribusi, sehingga diharapkan mampu menjangkau lebih banyak konsumen.

Eunsan Jeong menyampaikan bahwa penurunan harga diharapkan dapat mendorong konsumsi produk dalam keseharian masyarakat. Dengan harga yang lebih terjangkau, perusahaan menargetkan penetrasi pasar yang lebih luas, khususnya di segmen konsumen muda.

Fokus pada Konsumen Muda dan Strategi Kampanye

Indonesia dinilai sebagai pasar strategis bagi pengembangan Buldak, terutama karena tingginya keterlibatan konsumen muda. Produk ini telah memiliki basis penggemar yang kuat, didukung oleh aktivitas di media sosial, tren kuliner viral, serta ekspansi distribusi yang terus berkembang.

Selain strategi harga, Samyang juga mengandalkan pendekatan pemasaran melalui kampanye global bertajuk Hotter Than My EX (HTME). Kampanye ini dirancang untuk merefleksikan karakteristik generasi muda, seperti kepercayaan diri, kebebasan berekspresi, dan kemandirian emosional.

IKLAN INFOBRAND.ID

Inject Article IBOS 3 - 2026

Dalam kampanye tersebut, Buldak mengaitkan sensasi pedas produknya dengan representasi rasa percaya diri setelah melewati pengalaman personal. Pendekatan ini digunakan untuk membangun kedekatan emosional dengan konsumen, khususnya generasi Z.

Untuk memperkuat pesan kampanye, Samyang Foods menggandeng grup K-pop BoyNextDoor. Kolaborasi ini dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan komunikasi merek melalui figur yang memiliki kedekatan dengan penggemar serta karakter yang dinilai autentik.

Di pasar Indonesia, implementasi kampanye HTME juga dilakukan melalui peluncuran kemasan edisi terbatas. Kehadiran kemasan khusus ini bertujuan meningkatkan visibilitas merek di titik penjualan sekaligus memperkuat koneksi dengan konsumen domestik.

Langkah kombinasi antara penyesuaian harga dan strategi pemasaran ini menjadi bagian dari upaya Samyang dalam memperluas pasar Buldak. Dengan pendekatan yang menyasar konsumen muda dan memperhatikan dinamika pasar, perusahaan berupaya meningkatkan penetrasi sekaligus mempertahankan relevansi produk di tengah persaingan industri.


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV