Jum'at, 04 September 2026

Follow us:

infobrand

Lebih dari Empat Dekade, LGS Konsisten Hadirkan Pakaian Pria Berkualitas

LGS memperkuat pasar pakaian pria melalui material berkualitas, jaringan distribusi luas, dan performa digital yang dipercaya konsumen.

Lebih dari Empat Dekade, LGS Konsisten Hadirkan Pakaian Pria Berkualitas LGS menghadirkan koleksi pakaian pria yang memadukan kenyamanan, ketahanan, dan desain fleksibel untuk berbagai aktivitas.

INFOBRAND.ID, Jakarta – LGS terus memperkuat posisinya sebagai brand pakaian pria Indonesia dengan mengandalkan pengalaman lebih dari empat dekade, kualitas produksi, serta pengembangan kanal digital. Berada di bawah naungan PT Indah Subur Sejati, brand ini berfokus pada kategori Daily Men’s Wear dengan rangkaian produk yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan gaya pria modern.

Didirikan pada 1979, LGS mengembangkan produknya secara mandiri melalui fasilitas produksi milik perusahaan. Portofolionya mencakup kemeja kasual, kaos, celana jeans dan chino, outerwear, pakaian dalam, hingga aksesori pria.

Direktur PT Indah Subur Sejati, Joanes Kurniawan Wunaryo, menjelaskan bahwa LGS memadukan karakter maskulin dengan kenyamanan dan kualitas yang dapat digunakan dalam jangka panjang.

“LGS adalah brand pakaian pria yang berfokus pada kategori Daily Men's Wear. LGS berdiri sejak tahun 1979 dan berada di bawah naungan PT Indah Subur Sejati. Kami memproduksi pakaian pria berkualitas tinggi secara mandiri melalui pabrik kami sendiri,” ujar Joanes kepada INFOBRAND, Kamis (23/7/2026).

Menurut Joanes, kelengkapan kategori produk menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjangkau kebutuhan konsumen yang beragam. Desainnya dikembangkan agar dapat digunakan untuk berbagai aktivitas, baik dalam suasana santai maupun lebih formal.

“Produk yang kami tawarkan sangat komprehensif untuk memenuhi kebutuhan bergaya pria modern—mulai dari kemeja casual, kaos/T-shirt, celana jeans dan chino, outerwear, hingga underwear dan aksesoris pria. LGS hadir untuk memberikan kombinasi sempurna antara estetika maskulin, kenyamanan, dan kualitas yang abadi (timeless),” sambungnya.

Dari sisi produk, LGS mengandalkan material berkualitas, standar produksi yang terjaga, serta potongan pakaian yang dirancang untuk memberikan tampilan rapi dan nyaman. Penggunaan bahan seperti katun pilihan mendukung kenyamanan pemakaian di iklim tropis, sementara variasi potongan seperti slim fit dan regular fit memberi pilihan sesuai kebutuhan konsumen.

Produk LGS juga telah dipasarkan melalui jaringan showroom dan department store di berbagai wilayah Indonesia. Selain memperkuat pasar domestik, perusahaan memiliki pengalaman mengekspor produk ke sejumlah negara di Asia, Uni Emirat Arab, Eropa Timur, Afrika, dan Amerika Serikat.

Perkembangan bisnis tersebut turut didukung oleh perluasan jaringan distribusi dan pertumbuhan kanal digital. Joanes menyebut LGS mencatatkan perkembangan positif dari tahun ke tahun melalui kombinasi penjualan offline dan online.

“Secara konsisten, LGS mencatatkan pertumbuhan yang positif dan stabil dari tahun ke tahun. Pertumbuhan ini didorong oleh dua pilar utama: ekspansi jaringan distribusi offline di department store terkemuka di seluruh Indonesia serta pertumbuhan eksponensial pada kanal e-commerce dan social commerce,” jelasnya.

Di ranah digital, popularitas dan keterpilihan LGS terlihat dari puluhan ribu ulasan di internet serta ribuan pencarian melalui mesin pencari. Di marketplace, produknya telah mencatatkan ratusan ribu transaksi dan ratusan ribu ulasan konsumen, disertai rating rata-rata di atas 4,8. Official store LGS juga telah diikuti oleh ratusan ribu pengguna.

Capaian tersebut menunjukkan adanya interaksi konsumen yang terbentuk melalui pencarian informasi, transaksi, pemberian ulasan, dan keterlibatan dalam kanal resmi brand. Kepercayaan yang dibangun selama lebih dari empat dekade menjadi salah satu fondasi bagi pertumbuhan tersebut.

“Kepercayaan konsumen yang terjaga selama lebih dari empat dekade menjadi fondasi utama dan performa penjualan kami,” tuturnya.

Untuk membangun kedekatan dengan konsumen, LGS menerapkan strategi omnichannel dan mengembangkan konten sesuai karakter audiens. Brand ini mengelola sejumlah kanal digital tersegmentasi, termasuk akun yang berfokus pada lini utama, streetwear, dan pakaian dalam.

Selain menghadirkan produk melalui official store di Shopee, TikTok Shop, dan situs resmi, perusahaan juga menyajikan konten seputar gaya berpakaian dan padu padan busana. Pendekatan tersebut diarahkan agar kanal digital tidak hanya berfungsi sebagai media penjualan, tetapi juga sebagai ruang edukasi bagi konsumen.

“E-Commerce Seamless Experience: Memudahkan akses pembelian melalui official store di Shopee, TikTok Shop, dan situs resmi (lgsgeneration.com) dengan jaminan 100% produk original dan layanan purna jual yang responsif,”jelasnya.

Ke depan, LGS memusatkan pengembangan pada inovasi material dan integrasi pengalaman belanja online dengan jaringan ritel fisik. Perusahaan tengah mengembangkan material yang lebih ramah lingkungan, sejuk, dan elastis untuk menyesuaikan kebutuhan konsumen di iklim tropis dengan mobilitas tinggi.

Pengembangan lini LGS Streetwear dan LGS Underwear juga menjadi bagian dari strategi untuk menjangkau segmen pasar yang lebih luas. Di tengah masuknya produk impor berbiaya rendah dan perubahan tren digital yang cepat, perusahaan memilih memperkuat ekuitas brand serta mempertahankan kualitas produk buatan Indonesia.

“Kami memandang tantangan ini sebagai dorongan untuk terus bergerak lincah (agile), memperkuat brand equity, dan membuktikan bahwa produk buatan Indonesia mampu berdiri paling depan dalam hal kualitas dan gaya,” tutup Joanes.


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV