Punya 159 Gerai, JETE Perkuat Ekosistem Brand dan Pengalaman Konsumen
JETE memperkuat ekosistem brand melalui 159 gerai, layanan purna jual, inovasi produk dan komunitas, sekaligus meraih tiga Rekor MURI 2026.
Dok. Foto : Istimewa
INFOBRAND.ID – Pertumbuhan sebuah brand teknologi kini tidak cukup hanya mengandalkan inovasi produk. Kemudahan konsumen mendapatkan produk, kualitas layanan setelah pembelian, hingga kemampuan brand membangun hubungan dengan komunitas menjadi faktor yang semakin menentukan.
Strategi tersebut terlihat dalam ekspansi JETE. Brand aksesoris gadget asal Indonesia ini terus memperluas ekosistem bisnisnya dengan mengintegrasikan jaringan ritel, layanan purna jual, pengembangan produk, serta berbagai aktivitas yang mendekatkan brand dengan konsumen.
Hingga September 2026, jaringan JETE telah mencapai 159 gerai yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Ekspansi tersebut sekaligus mengantarkan JETE meraih Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori merek aksesoris gawai dengan jaringan gerai terbanyak.
Namun, penambahan jumlah gerai bukan semata-mata menjadi strategi untuk memperbesar titik penjualan. JETE mengembangkan gerainya sebagai ruang yang memungkinkan konsumen berinteraksi langsung dengan produk sebelum melakukan pembelian.
Konsumen dapat melihat produk, mencobanya secara langsung, memperoleh informasi mengenai fitur, hingga berkonsultasi untuk menentukan perangkat yang sesuai dengan kebutuhannya.
159 Gerai Jadi Bagian Strategi Customer Experience
Di tengah pertumbuhan transaksi digital dan marketplace, keberadaan toko fisik tetap memiliki peran penting, terutama untuk kategori teknologi yang membutuhkan edukasi dan pengalaman langsung sebelum konsumen mengambil keputusan pembelian.
Bagi JETE, jaringan gerai menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat customer experience sekaligus menghadirkan brand lebih dekat dengan masyarakat di berbagai daerah.
Founder dan CEO JETE Jhonny Thio Doran menilai kehadiran store tidak hanya ditujukan sebagai tempat membeli produk. Perusahaan ingin jaringan tersebut menjadi sarana untuk membangun kedekatan dengan konsumen dari berbagai wilayah Indonesia.
Pendekatan itu membuat fungsi gerai berkembang. Selain menjadi kanal penjualan, gerai juga menjadi bagian dari ekosistem pelayanan konsumen setelah transaksi berlangsung.
Melalui jaringan tersebut, pelanggan dapat memperoleh dukungan seperti servis maupun pengajuan klaim garansi. Luasnya akses layanan ini turut membawa JETE memperoleh Rekor MURI lainnya untuk kategori merek aksesoris gawai dengan jaringan layanan purna jual terbanyak.
Strategi tersebut menunjukkan pentingnya membangun hubungan dengan konsumen secara menyeluruh. Customer journey tidak berhenti ketika transaksi terjadi, tetapi berlanjut melalui dukungan dan pelayanan setelah produk digunakan.
Portofolio Produk Semakin Luas
Penguatan jaringan ritel JETE berjalan beriringan dengan ekspansi portofolio produknya.
Brand yang berdiri sejak 2014 ini dikenal melalui berbagai produk pendukung gadget seperti charger, kabel data, powerbank, speaker, earphone dan perangkat audio. Seiring perubahan kebutuhan konsumen, kategori produknya terus berkembang.
Saat ini JETE juga bermain di kategori smartwatch, perangkat komputer, gaming support, smart home, power station hingga berbagai perangkat pendukung aktivitas olahraga.
Pada segmen olahraga dan gaya hidup, misalnya, JETE menghadirkan produk seperti smartwatch, running bag hingga soft flask. Sedangkan untuk kebutuhan kerja dan gaming terdapat perangkat seperti keyboard, mouse, mousepad serta perangkat pendingin smartphone maupun laptop.
JETE juga memperkuat kategori smart home melalui berbagai perangkat pintar yang dapat diintegrasikan dalam satu ekosistem. Produk yang tersedia mencakup CCTV, smart alarm, smart lamp hingga power station.
Perluasan tersebut membuat posisi brand tidak lagi terbatas pada kebutuhan aksesoris smartphone, tetapi semakin masuk ke berbagai aktivitas keseharian konsumen, mulai dari bekerja, menikmati hiburan, berolahraga hingga mengelola perangkat rumah.
Bangun Brand Engagement Melalui Komunitas
Ekosistem JETE juga dikembangkan di luar produk dan gerai. Brand ini semakin aktif masuk ke area olahraga, lifestyle, kreativitas dan komunitas.
Salah satu implementasinya terlihat melalui JETE RUN Festival 2026 yang berlangsung di Balai Kota Surabaya pada 6 September 2026.
Ajang tersebut diikuti lebih dari 5.000 peserta dengan kategori lari 5K dan 10K. Namun, konsep yang dibangun tidak berhenti pada kompetisi lari.
JETE mengembangkan acara tersebut menjadi festival yang menggabungkan aktivitas olahraga, wellness, kreativitas, hiburan dan komunitas. Sebanyak 21 aktivitas pendukung dihadirkan selama rangkaian acara.
Aktivitas tersebut antara lain pilates, poundfit, zumba dan senam sehat. Ada pula berbagai workshop yang menyentuh tren lifestyle dan kreativitas, mulai dari matcha making, flower arrangement, perfume making, pembuatan aksesori hingga painting class.
Konsep tersebut akhirnya membawa JETE RUN Festival 2026 mendapatkan Rekor MURI sebagai ajang lari dengan ragam kegiatan pendukung terbanyak.
Dengan demikian, sepanjang momentum tersebut JETE berhasil memperoleh tiga Rekor MURI sekaligus, masing-masing terkait jaringan gerai, jaringan layanan purna jual, serta JETE RUN Festival.
Dari Penjualan Produk Menuju Ekosistem Brand
Langkah JETE menunjukkan bagaimana pengembangan brand dapat dilakukan melalui sejumlah touchpoint sekaligus.
Produk menjadi pintu masuk konsumen mengenal brand. Gerai menghadirkan pengalaman secara langsung. Layanan purna jual menjaga hubungan setelah transaksi. Sementara aktivitas komunitas membantu menciptakan engagement yang tidak selalu berorientasi pada penjualan.
Model seperti ini menjadi semakin relevan ketika konsumen memiliki begitu banyak pilihan produk dan akses informasi. Brand perlu memiliki diferensiasi yang tidak hanya berasal dari spesifikasi atau harga, tetapi juga dari pengalaman yang diterima konsumen sepanjang berinteraksi dengan merek.
Tantangan berikutnya bagi JETE adalah menjaga konsistensi kualitas ketika jaringan bisnis dan kategori produknya semakin besar. Dengan 159 gerai dan cakupan produk yang semakin luas, standar pelayanan dan pengalaman brand di setiap titik kontak menjadi semakin penting.
Tiga Rekor MURI yang diraih pada 2026 pada akhirnya bukan hanya menggambarkan besarnya ekspansi JETE. Pencapaian tersebut sekaligus memperlihatkan arah transformasi JETE dalam membangun ekosistem brand yang menghubungkan produk, retail, pelayanan, lifestyle dan komunitas dalam satu perjalanan konsumen.

