Senin, 07 September 2026

Follow us:

infobrand

Facerinna Perkuat Riset Dermatologi, Bangun Kepercayaan Konsumen lewat Skincare Berbasis Sains

Facerinna Perkuat Riset Dermatologi, Bangun Kepercayaan Konsumen lewat Skincare Berbasis Sains Facerinna Perkuat Riset Dermatologi

INFOBRAND.ID – Industri kecantikan terus berkembang seiring konsumen yang semakin kritis dalam memilih produk perawatan kulit. Tidak lagi hanya mempertimbangkan tren maupun popularitas bahan aktif, konsumen kini juga semakin memperhatikan keamanan, efektivitas, hingga dasar ilmiah di balik sebuah produk.

Melihat perkembangan tersebut, Facerinna memperkuat strategi pengembangan produknya melalui pendekatan berbasis riset dermatologi dan bukti klinis. Langkah ini menjadi bagian dari upaya brand dalam menghadirkan solusi perawatan kulit yang tidak hanya berorientasi pada tampilan, tetapi juga mendukung kesehatan kulit dalam jangka panjang.

Komitmen tersebut salah satunya ditunjukkan melalui partisipasi Facerinna dalam Aruna International Summit 2026, forum dermatologi yang diselenggarakan Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia pada 4–5 September 2026 di Raffles Hotel Jakarta. Forum tersebut mempertemukan dermatolog dan dokter untuk membahas berbagai perkembangan terbaru dalam bidang kesehatan kulit dan estetika.

Riset Jadi Fondasi Pengembangan Produk

Bagi Facerinna, penelitian ditempatkan sebagai salah satu fondasi dalam proses pengembangan formulasi produk. Pendekatan ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana sebuah formulasi bekerja pada kulit, termasuk dalam mendukung perawatan kulit berjerawat dan menjaga fungsi skin barrier.

Perhatian terhadap skin barrier menjadi semakin relevan karena kondisi kulit dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal. Paparan sinar matahari, polusi, hingga perubahan kondisi lingkungan dapat memberikan dampak terhadap kemampuan alami kulit dalam mempertahankan kondisinya. Karena itu, formulasi skincare tidak hanya dituntut memberikan manfaat, tetapi juga harus memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan penggunaan.

Medical Advisor Facerinna, Heru Nugraha, menekankan bahwa ketahanan kulit tidak semata-mata bergantung pada penggunaan suatu bahan aktif. Formulasi yang aman, nyaman, dan dapat digunakan secara berkelanjutan, khususnya pada kulit sensitif, turut menjadi faktor penting dalam sebuah produk perawatan kulit.

Melalui riset klinis yang dilakukan, Facerinna mempelajari berbagai parameter yang berkaitan dengan kondisi dan fungsi lapisan pelindung kulit. Hasil penelitian tersebut kemudian menjadi salah satu landasan dalam pengembangan produk dan penyempurnaan formulasi.

Skincare Berbasis Sains Jadi Strategi Membangun Kepercayaan

Pendekatan skincare berbasis sains juga menjadi semakin penting di tengah banyaknya pilihan produk kecantikan yang tersedia di pasar. Konsumen memiliki akses informasi yang semakin luas sehingga klaim sebuah produk dapat lebih mudah dibandingkan dan dipertanyakan.

Dalam kondisi tersebut, riset dan pengujian klinis dapat menjadi elemen penting bagi sebuah brand untuk membangun kredibilitas. Produk tidak hanya ditawarkan melalui komunikasi pemasaran, tetapi juga dikembangkan dengan landasan penelitian yang dapat mendukung manfaat serta aspek keamanannya.

Bagi Facerinna, pendekatan ini turut diterapkan melalui kolaborasi bersama dermatolog dan tenaga ahli kesehatan kulit. Keterlibatan para ahli diperlukan agar pengembangan produk dapat semakin relevan dengan karakteristik dan kebutuhan kulit masyarakat Indonesia.

Partisipasi dalam forum dermatologi seperti Aruna International Summit 2026 sekaligus membuka ruang bagi perusahaan untuk mengikuti perkembangan pengetahuan, teknologi, serta pendekatan terbaru dalam industri perawatan kulit.

Dorong Akses terhadap Perawatan Kulit Berstandar Klinis

Ke depan, Facerinna menyatakan akan melanjutkan investasi pada penelitian, pengujian klinis dermatologis, dan pengembangan bahan aktif yang memperhatikan keamanan penggunaan, termasuk bagi konsumen dengan kulit sensitif.

Namun, tantangan industri skincare tidak berhenti pada inovasi. Produk dengan pendekatan ilmiah juga perlu dibuat semakin mudah diakses konsumen.

Karena itu, Facerinna berupaya memperluas akses masyarakat terhadap produk perawatan kulit dengan pendekatan standar klinis dermatologi tanpa mengesampingkan kualitas, keamanan, maupun efektivitas formulasi.

Strategi tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana kompetisi industri kecantikan mulai bergerak lebih jauh dari sekadar peluncuran produk baru. Riset, validasi manfaat, inovasi formulasi, dan kepercayaan konsumen semakin menjadi bagian penting dalam membangun kekuatan sebuah brand.

Dengan mengedepankan riset dermatologi, Facerinna ingin memperkuat posisinya sebagai brand yang menawarkan solusi perawatan kulit dengan pendekatan berbasis sains. Langkah tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran konsumen bahwa penggunaan skincare bukan hanya berkaitan dengan kebutuhan kosmetik, melainkan juga bagian dari menjaga kesehatan kulit secara berkelanjutan.


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV