Jum'at, 26 Juni 2026

Follow us:

infobrand

Perangkat Dapur Pintar Kian Diminati untuk Rumah Tangga Modern

Perangkat dapur pintar semakin dibutuhkan rumah tangga modern dengan teknologi yang mendukung memasak lebih praktis, efisien, dan konsisten.

Perangkat Dapur Pintar Kian Diminati untuk Rumah Tangga Modern Perangkat dapur pintar mendukung aktivitas memasak yang lebih praktis dan efisien di rumah.

INFOBRAND.ID, Jakarta – Perangkat dapur pintar semakin menjadi bagian dari kebutuhan rumah tangga modern, terutama di tengah aktivitas masyarakat perkotaan yang semakin padat. Teknologi ini kini tidak hanya dipandang sebagai produk premium, tetapi juga sebagai solusi untuk mendukung proses memasak agar lebih praktis, efisien, dan konsisten.

Laporan Grand View Research memproyeksikan pasar peralatan rumah tangga di Indonesia akan tumbuh rata-rata 6,5 persen per tahun hingga 2030. Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya penggunaan perangkat rumah tangga yang terhubung dengan teknologi, khususnya di kawasan perkotaan.

Meski demikian, perangkat dapur pintar masih sering dianggap rumit, berharga mahal, atau hanya ditujukan bagi kalangan profesional. Padahal, dalam aktivitas memasak sehari-hari, pengaturan suhu, tingkat kematangan, hingga penyimpanan bahan makanan menjadi faktor yang memengaruhi hasil masakan.

IKLAN INFOBRAND.ID

inject article ibos 1 - 2026

Head of Marketing Bosch Home Indonesia, Theressa Victoria, mengatakan bahwa nilai sebuah peralatan dapur tidak hanya ditentukan oleh harga awal, tetapi juga kualitas, daya tahan, serta kemudahan penggunaan dalam jangka panjang.

“Karena itu, konsumen perlu cermat menilai bukan sekadar fitur baru, melainkan inovasi yang mampu menghemat waktu, mengurangi kerepotan, dan memberikan kenyamanan jangka panjang,” ujarnya.

Menurut Theressa, teknologi dapur seharusnya membantu menyederhanakan proses memasak, bukan justru menambah kompleksitas. Hal tersebut dinilai penting karena tidak semua pengguna memiliki pengalaman seperti chef profesional dalam mengatur suhu maupun tingkat kematangan makanan.

IKLAN INFOBRAND.ID

Inject Article IBOS 2 -2026

Salah satu penerapan teknologi tersebut hadir melalui fitur Assist Function pada kompor induksi Bosch. Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna menentukan mode memasak, durasi, dan pengaturan suhu sesuai jenis hidangan yang akan disiapkan. Dengan panduan tersebut, pengguna dapat meminimalkan risiko makanan terlalu matang, gosong, atau tidak matang secara merata akibat pengaturan panas yang kurang tepat.

Selain kompor, teknologi sensor juga semakin banyak diterapkan pada oven modern. Sistem ini memungkinkan pemantauan suhu dan tingkat kematangan makanan secara otomatis sehingga pengguna tidak perlu terus berada di dapur selama proses memasak berlangsung.

Pada Bosch Series 8, misalnya, teknologi kecerdasan buatan yang dipadukan dengan kamera terintegrasi memungkinkan pengguna memantau proses memasak secara real-time melalui aplikasi. Pengguna juga tidak perlu membuka pintu oven berulang kali untuk memeriksa kondisi makanan sehingga suhu di dalam oven tetap stabil.

IKLAN INFOBRAND.ID

Inject Article IBOS 3 - 2026

Chef Bryan, lulusan MasterChef Indonesia Season 8 sekaligus dewan juri Bosch Culinary Masters 2026, menilai teknologi berperan dalam menjaga konsistensi hasil masakan.

“Teknologi sangat memengaruhi hasil masakan. Oven modern, seperti Bosch Series 8, menawarkan fitur canggih yang membuat proses memasak lebih efisien dan hasilnya lebih konsisten. Kombinasi keterampilan dan teknologi akan menghasilkan kualitas yang superior,” ucapnya.

Pemanfaatan perangkat dapur pintar juga mencakup penyimpanan bahan makanan. Kulkas yang dilengkapi fitur VitaFresh membantu menjaga kesegaran bahan makanan lebih lama, sedangkan teknologi No Frost mencegah terbentuknya bunga es sehingga pengguna tidak perlu melakukan pencairan es secara berkala.

Country Head of Corporate Communications and Government Relations Bosch Indonesia, Fenny Sofyan, mengatakan perkembangan teknologi di rumah tangga merupakan bagian dari upaya mempermudah aktivitas sehari-hari.

“Inovasi teknologi Bosch hadir di Indonesia mulai dari rumah, jalanan hingga berperan di industri. Di tengah aktivitas masyarakat yang semakin dinamis, intervensi teknologi tidak hanya canggih, tetapi juga mampu membantu menyederhanakan berbagai pekerjaan sehari-hari,” katanya.

Penerapan teknologi tersebut juga ditampilkan dalam ajang “Bosch Culinary Masters 2026” yang diselenggarakan Bosch Home Appliances. Kompetisi ini memperlihatkan penggunaan perangkat dapur pintar oleh peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari pengguna rumahan hingga profesional. Seluruh peserta menggunakan perangkat yang sama untuk mengolah hidangan sehingga teknologi dapat dimanfaatkan oleh pengguna dengan tingkat pengalaman yang berbeda.

Pemenang pertama “Bosch Culinary Masters 2026”, Ananta Aristian, mengatakan bahwa memasak menjadi sarana menyalurkan kreativitas di tengah kesibukan. Menurutnya, kualitas serta daya tahan perangkat menjadi salah satu pertimbangan agar alat memasak dapat digunakan secara optimal dalam jangka panjang.

Bosch Home Appliances menyebut kebutuhan dapur modern terus berkembang. Karena itu, pengembangan perangkat dapur difokuskan tidak hanya pada inovasi fitur, tetapi juga pada kemudahan penggunaan, efisiensi, serta kemampuan mendukung aktivitas memasak agar lebih praktis bagi berbagai kalangan pengguna.


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV