Sistem Terpusat Percepat Eksekusi Bisnis Perusahaan
Sistem terpusat membantu mempercepat eksekusi bisnis melalui workflow terintegrasi dan kolaborasi yang lebih efisien.
Virtuenet by Prasetia memperkenalkan sistem terpusat berbasis Lark pada B2B Tech Asia Indonesia 2026.
INFOBRAND.ID, Jakarta – Penerapan sistem terpusat yang saling terhubung dinilai dapat mempercepat eksekusi bisnis, meningkatkan koordinasi antarbagian, serta menciptakan proses kerja yang lebih transparan. Dengan sistem yang terintegrasi, perusahaan dapat mengurangi ketergantungan pada berbagai aplikasi terpisah, merapikan alur kerja lintas tim, dan meningkatkan visibilitas terhadap proses operasional yang sedang berjalan.
Reza Effendi, General Manager of Sales Virtuenet by Prasetia, mengatakan banyak perusahaan telah memanfaatkan beragam tools digital untuk mendukung operasional. Namun, menurutnya, penggunaan banyak aplikasi belum tentu membuat kolaborasi menjadi lebih efisien.
Ia menjelaskan, komunikasi masih tersebar di berbagai platform, dokumen sulit dilacak, proses persetujuan membutuhkan tindak lanjut berulang, dan laporan kerja belum selalu dapat dipantau secara real time. Kondisi tersebut, kata Reza, menunjukkan bahwa tantangan perusahaan saat ini bukan sekadar kekurangan tools, melainkan belum memiliki sistem kerja yang benar-benar terhubung.
“Akibatnya, informasi mudah terpecah antardepartemen, koordinasi menjadi lambat, dan pengambilan keputusan tidak selalu didukung data yang cepat diakses,” kata Reza.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Reza mengatakan Lark akan hadir bersama Virtuenet by Prasetia sebagai exhibitor dalam B2B Tech Asia Indonesia 2026. Pameran teknologi B2B tersebut akan digelar di AXA Tower, Jakarta, pada 1–2 Juli 2026 dan mempertemukan penyedia solusi teknologi dengan para pembuat keputusan, pemimpin bisnis, serta profesional dari berbagai industri.
Lark merupakan platform kolaborasi yang mengintegrasikan berbagai kebutuhan kerja dalam satu ekosistem, mulai dari chat, meeting, calendar, dokumen, approval workflow, project management, hingga database kerja.
Melalui partisipasi dalam ajang tersebut, Virtuenet by Prasetia akan memperkenalkan pendekatan kerja yang lebih terpusat dan terstruktur. Perusahaan juga membuka kesempatan bagi pengunjung untuk berdiskusi mengenai tantangan operasional yang dihadapi di masing-masing organisasi.
Menurut Reza, pengunjung dapat berkonsultasi mengenai penerapan Lark untuk membangun workflow yang lebih rapi, mempercepat proses approval, meningkatkan kolaborasi lintas tim, serta memberikan visibilitas kerja yang lebih baik bagi manajemen.
“Banyak perusahaan sudah berinvestasi di tools digital, namun masih menghadapi silo informasi, proses yang lambat, dan keputusan yang tidak berbasis data real time. Inilah gap yang ingin kami bantu tutup melalui pendekatan implementasi yang lebih relevan dengan kebutuhan operasional masing-masing perusahaan,” ujar Reza.
Ia menambahkan, kehadiran Virtuenet by Prasetia di B2B Tech Asia Indonesia 2026 juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan pemanfaatan teknologi kolaborasi seperti Lark dalam mendukung operasional perusahaan yang lebih terintegrasi, transparan, dan efisien.


