Senin, 29 Juni 2026

Follow us:

infobrand

Bakpia Juwara Satoe Bidik Gen Z dengan Inovasi Produk dan Penguatan Kanal Digital

Bakpia Juwara Satoe memperkuat popularitas melalui inovasi produk, strategi digital, dan pertumbuhan bisnis yang konsisten.

Bakpia Juwara Satoe Bidik Gen Z dengan Inovasi Produk dan Penguatan Kanal Digital Strategi Bakpia Juwara Satoe dalam memperkuat popularitas brand melalui inovasi produk dan kanal digital.

INFOBRAND.ID, Jakarta – Bakpia Juwara Satoe terus memperkuat posisinya sebagai salah satu brand oleh-oleh khas Yogyakarta dengan menggabungkan inovasi produk, teknologi produksi modern, dan strategi digital yang dekat dengan konsumen. Di bawah naungan PT Pia Juwara Satoe, brand ini membangun popularitas sekaligus menjaga keterpilihan dan kepuasan konsumen melalui pengembangan produk yang relevan dengan kebutuhan pasar serta kehadiran yang kuat di berbagai kanal digital.

Didirikan pada November 2018 di Berbah, Sleman, Yogyakarta, Bakpia Juwara Satoe hadir sebagai pelopor bakpia kering (krispi) di Yogyakarta. Seiring perkembangan bisnisnya, perusahaan tidak hanya menawarkan bakpia kering, tetapi juga menghadirkan beragam pilihan produk seperti bakpia basah, bakpia mini, bakpia bulan, nastar roll, cookies, hingga bluder dengan berbagai varian rasa yang terus diperbarui.

Brand Manager PT Pia Juwara Satoe, Andri Bagaskoro, menjelaskan bahwa perkembangan portofolio produk menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk terus mengikuti kebutuhan pasar. "Bakpia Juwara Satoe adalah brand bakpia di bawah PT Pia Juwara Satoe, dengan pabrik yang berdiri pada November 2018 di kawasan Berbah, Sleman, Yogyakarta. Kami hadir sebagai pelopor bakpia kering (krispi) pertama di Yogyakarta. Hari ini portofolio kami sudah jauh berkembang: bakpia kering, bakpia basah, bakpia mini, bakpia bulan, nastar roll, cookies, dan bluder, dengan deretan rasa kekinian dan kolaborasi yang terus kami perbarui," jelas Andri kepada INFOBRAND (29/6/2026).

IKLAN INFOBRAND.ID

inject article ibos 1 - 2026

Selain menghadirkan inovasi produk, perusahaan juga mengembangkan proses produksi modern yang mengutamakan standar kebersihan dan konsistensi kualitas. Teknologi mesin digunakan untuk meminimalkan kontak langsung selama proses produksi, sementara sistem pengemasan membantu menjaga kualitas produk sehingga tetap aman selama distribusi maupun perjalanan wisata.

Perkembangan bisnis perusahaan juga ditopang oleh perluasan jaringan distribusi dan penguatan kanal digital. Saat ini Bakpia Juwara Satoe telah memiliki lebih dari 30 outlet dan memasarkan produknya melalui berbagai platform e-commerce nasional. Berdasarkan data digital yang dimiliki perusahaan, brand ini juga mencatat puluhan ribu pencarian di internet, puluhan ribu ulasan di halaman internet, jutaan transaksi di marketplace, ratusan ribu ulasan pelanggan, serta mempertahankan rating rata-rata 4,90.

Andri mengatakan pertumbuhan tersebut berlangsung secara konsisten sejak perusahaan berdiri. "Sejak 2018 pertumbuhan kami terus berkembang dan bertumbuh. Kini kami memiliki 30+ outlet serta hadir di ranah e-commerce Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, Lazada, dan Blibli, di mana kami menempati posisi #1 kategori bakpia secara nasional. Secara penjualan, pertumbuhan tahun ini di atas 30% dan mencapai rekor tertinggi dibanding tahun sebelumnya, baik dari sisi online maupun outlet," kata Andri.

IKLAN INFOBRAND.ID

Inject Article IBOS 2 -2026

Baca juga

Menurutnya, strategi digital perusahaan disesuaikan dengan karakter konsumen utama yang didominasi generasi muda. Kehadiran di marketplace dipadukan dengan aktivitas live streaming serta penyajian konten yang dekat dengan keseharian menjadi bagian dari pendekatan untuk membangun hubungan dengan konsumen.

"Konsumen utama kami adalah Gen Z yang digital native. Mereka menyukai konten yang ringan dan dekat dengan keseharian, dan lebih percaya pada KOL atau content creator dibanding iklan biasa. Mereka juga terbiasa berbelanja lewat e-commerce, sehingga kami terus memperluas kehadiran digital kami, baik di marketplace maupun lewat live streaming. Dari situ kedekatan dan kepercayaan dengan konsumen terbangun secara natural," tuturnya.

IKLAN INFOBRAND.ID

Inject Article IBOS 3 - 2026

Selain memperkuat kanal digital, perusahaan juga aktif menghadirkan inovasi produk melalui berbagai kegiatan yang dekat dengan target konsumennya. Produk-produk baru diperkenalkan dalam sejumlah festival dan acara kreatif di Yogyakarta sebagai bagian dari strategi memperluas interaksi dengan masyarakat.

"Fokus kami adalah memahami konsumen utama kami, yaitu Gen Z. Mereka senang mencoba hal baru, menyukai sesuatu yang unik dan menarik, serta menyukai kegiatan seperti event festival. Karena itu setiap produk dan rasa baru kami hadirkan langsung di tengah mereka, lewat event-event besar anak muda di Yogyakarta seperti CherryPop, JAFF, dan Prambanan Jazz. Dengan begitu kami tidak hanya memperkenalkan produk baru, tapi juga hadir di momen yang mereka sukai sekaligus ikut meramaikan event kreatif di Yogyakarta," tambah Andri.

Ke depan, perusahaan melihat peluang pertumbuhan dari meningkatnya sektor pariwisata di Yogyakarta dan berkembangnya kebiasaan masyarakat berbelanja secara online. Di sisi lain, persaingan yang semakin kompetitif menjadi tantangan yang harus dijawab melalui inovasi dan konsistensi kualitas produk.

"Peluangnya kami lihat dari dua sisi. Pertama dari pariwisata, di mana akses ke Yogyakarta semakin mudah dan jumlah wisatawan terus bertumbuh, dan ini langsung berdampak pada penjualan oleh-oleh. Kedua dari tren belanja online yang memberikan kami akses ke pasar yang jauh lebih luas, bahkan sampai ke luar Yogyakarta. Tantangannya, persaingan semakin ketat dan tren berubah cepat. Karena itu kami harus tetap menjaga kualitas sambil terus berinovasi mengikuti apa yang disukai konsumen," tutup Andri.


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV