NeutraDC Gandeng PLN, Siapkan Data Center Cikarang Berkapasitas hingga 200 MW
neutradc
INFOBRAND.ID – Pertumbuhan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), cloud computing, hingga berbagai layanan berbasis digital mendorong kebutuhan infrastruktur data yang semakin besar. Melihat peluang tersebut, PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC) memperkuat kapasitas infrastruktur digitalnya dengan menyiapkan ekspansi hyperscale data center di Cikarang, Jawa Barat.
Untuk mendukung pengembangan tersebut, perusahaan yang berada di bawah Telkom Group dan menjadi bagian dari ekosistem Danantara Indonesia itu menggandeng PT PLN (Persero). Kolaborasi keduanya ditujukan untuk memastikan kesiapan pasokan energi bagi ekspansi fasilitas data center NeutraDC yang secara bertahap direncanakan memiliki kapasitas hingga 200 megawatt (MW).
Kerja sama tersebut ditandai melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Direktur Utama NeutraDC Group Rakhmad Tunggal Afifuddin, General Manager PLN UID Jawa Barat Muhammad Joharifin, serta Direktur Utama PLN Electricity Services Susiana Mutia.
Penandatanganan yang berlangsung di Bandung pada 11 Agustus 2026 tersebut turut disaksikan Direktur Retail dan Niaga PLN M. Fahrur Rozy.
Perkuat Infrastruktur Digital untuk Era AI
Ekspansi data center menjadi langkah strategis NeutraDC dalam mengantisipasi peningkatan kebutuhan komputasi berkapasitas besar di Indonesia. Perkembangan AI, cloud, serta layanan digital membuat keberadaan data center kini tidak lagi sebatas infrastruktur penyimpanan data, tetapi menjadi salah satu fondasi utama pertumbuhan ekonomi digital.
Direktur Utama NeutraDC Group Rakhmad Tunggal Afifuddin menilai pengembangan kapasitas tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat infrastruktur digital nasional.
Menurutnya, meningkatnya pemanfaatan AI dan teknologi berbasis data membuat kebutuhan perusahaan terhadap data center terus berkembang. Infrastruktur yang disiapkan juga harus mampu menghadirkan kapasitas besar, tingkat keandalan tinggi, sekaligus fleksibilitas untuk berkembang mengikuti kebutuhan pelanggan.
Karena itu, ekspansi NeutraDC tidak hanya berorientasi pada penambahan kapasitas. Perusahaan juga perlu memastikan kesiapan ekosistem pendukung, terutama pasokan energi yang menjadi salah satu komponen vital dalam operasional data center berskala hyperscale.
Pasokan Energi Jadi Faktor Penting
Pengoperasian data center dengan kapasitas besar membutuhkan dukungan listrik yang stabil dan berkelanjutan. Kolaborasi dengan PLN menjadi bagian penting untuk memastikan rencana pengembangan infrastruktur digital NeutraDC di Cikarang dapat berjalan secara terukur.
Melalui kerja sama tersebut, NeutraDC memperoleh dukungan kesiapan energi untuk ekspansi fasilitasnya dengan kapasitas tambahan yang direncanakan mencapai hingga 200 MW.
Langkah tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pertumbuhan industri data center membutuhkan sinergi lintas sektor. Selain teknologi dan konektivitas, ketersediaan energi yang andal menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem digital yang mampu melayani kebutuhan enterprise hingga perusahaan berskala hyperscale.
Cikarang sendiri bukan wilayah baru bagi NeutraDC. Fasilitas hyperscale data center perusahaan di kawasan tersebut telah mulai beroperasi sejak 2023 dan menjadi bagian dari pengembangan jaringan data center NeutraDC.
Buka Peluang Pertumbuhan Ekosistem AI Indonesia
Penambahan kapasitas data center di Cikarang diproyeksikan tidak hanya memperkuat bisnis NeutraDC, tetapi juga membuka ruang pertumbuhan bagi ekosistem teknologi nasional.
Ketersediaan kapasitas komputasi yang lebih besar dapat mendukung kebutuhan perusahaan, penyedia layanan cloud, perusahaan teknologi, hingga pelaku industri AI untuk mengembangkan layanan dan memperbesar kapasitas komputasinya di Indonesia.
Kebutuhan tersebut semakin relevan ketika penggunaan AI berkembang dari sekadar eksperimen menjadi bagian dari aktivitas bisnis perusahaan. Beban komputasi yang semakin tinggi membutuhkan infrastruktur data center yang mampu menghadirkan skalabilitas, konektivitas, serta tingkat ketersediaan layanan yang tinggi.
NeutraDC juga mengembangkan tiga kelompok layanan utama untuk menopang kebutuhan tersebut, yakni Neutra Colocation, Neutra Compute, dan Neutra Connect. Portofolionya mencakup layanan data center, GPU dan AI computing, interkoneksi antar-data center, cross-connect, hingga konektivitas internet.
Melalui ekosistem tersebut, NeutraDC ingin memperkuat posisinya sebagai penyedia infrastruktur digital yang dapat melayani kebutuhan pelanggan enterprise maupun hyperscale.
Dorong Indonesia Jadi Hub Infrastruktur Digital
Ekspansi kapasitas hingga 200 MW juga memiliki arti strategis bagi perkembangan industri digital Indonesia. Semakin kuatnya infrastruktur data center dalam negeri dapat meningkatkan kemampuan Indonesia dalam menampung pertumbuhan data, cloud, hingga kebutuhan komputasi AI tanpa sepenuhnya bergantung pada infrastruktur di luar negeri.
Terlebih, kebutuhan perusahaan saat ini tidak hanya berkaitan dengan kapasitas penyimpanan. Infrastruktur digital dituntut memiliki reliabilitas, skalabilitas, konektivitas, dan kesiapan operasional untuk mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Kolaborasi antara NeutraDC dan PLN pun menjadi contoh bagaimana sinergi antara infrastruktur digital dan energi memiliki peran penting dalam membentuk fondasi ekonomi digital.
Dengan dukungan jaringan Telkom Group, kesiapan energi dari PLN, serta pengembangan ekosistem digital yang semakin luas, ekspansi NeutraDC di Cikarang berpotensi memperkuat daya saing Indonesia sebagai salah satu pasar data center dan AI yang berkembang di kawasan Asia Tenggara.

