Senin, 22 Juni 2026

Follow us:

infobrand

usmile Optical White Hadir di Tengah Tingginya Konsumsi Gula

usmile Optical White hadir dengan teknologi enzimatik untuk membantu menjaga kesehatan gigi di tengah tingginya konsumsi gula masyarakat.

usmile Optical White Hadir di Tengah Tingginya Konsumsi Gula usmile meluncurkan usmile Optical White untuk mendukung perlindungan gigi di tengah tingginya konsumsi gula masyarakat.

INFOBRAND.ID, Jakarta – Tingginya konsumsi gula masyarakat Indonesia kembali menjadi perhatian seiring munculnya wacana penerapan cukai Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK). Saat ini, rata-rata asupan gula harian masyarakat disebut telah mencapai 62–75 gram per hari, melampaui batas konsumsi yang dianjurkan Kementerian Kesehatan, yakni 50 gram per hari.

Kondisi tersebut meningkatkan risiko berbagai Penyakit Tidak Menular (PTM), seperti obesitas, penyakit kardiovaskular, gagal ginjal, hingga diabetes. Selain berdampak pada kesehatan tubuh secara umum, konsumsi gula berlebih juga disebut berpengaruh langsung terhadap kesehatan rongga mulut.

Berdasarkan riset yang dikutip perusahaan, konsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan dapat meningkatkan risiko karies atau gigi berlubang hingga 2,8 kali lipat. Proses ini terjadi ketika bakteri Streptococcus mutans mengubah sisa gula menjadi asam yang mengikis enamel gigi dalam waktu sekitar 20 hingga 30 menit setelah konsumsi makanan manis.

IKLAN INFOBRAND.ID

inject article ibos 1 - 2026

Selain menghasilkan asam, bakteri juga membentuk glukan, senyawa lengket yang memperkuat plak pada permukaan gigi. Kondisi tersebut dinilai membuat pembersihan gigi secara mekanis dan penggunaan pasta gigi konvensional belum tentu optimal dalam mengatasi plak dan bakteri penyebab karies.

Menjawab kondisi tersebut, usmile memperkenalkan usmile Optical White dengan formulasi yang mengedepankan perlindungan biologis melalui kombinasi enzim Dextranase dan Lysozyme. Dextranase diklaim bekerja memecah rantai glukan pada plak, sementara Lysozyme berfungsi membantu menekan perkembangan bakteri penyebab karies.

Head of Research & Development usmile Global, dr. Liu Jitao, menjelaskan, "Di tengah tingginya asupan gula harian, pembersihan gigi secara mekanis konvensional seringkali tidak lagi memadai karena bakteri mengubah gula menjadi glukan yang sangat lengket. Riset kami di usmile berfokus pada pencegahan di tingkat biologis. Penggunaan enzim seperti Dextranase terbukti secara klinis mampu mendegradasi glukan tersebut dan menurunkan daya lekat plak pada permukaan enamel. Bersama dengan Lysozyme, formulasi ini membongkar fondasi plak dan mencegah demineralisasi secara proaktif sebelum terlambat."

Selain perlindungan berbasis enzim, usmile Optical White juga dilengkapi teknologi color-correcting berupa busa biru penetral noda kuning pada gigi serta Swiss Haute Fragrance untuk membantu menjaga kesegaran napas lebih lama.

IKLAN INFOBRAND.ID

Inject Article IBOS 3 - 2026

Perusahaan menyebut respons pasar terhadap produk tersebut cukup tinggi sejak peluncurannya pada 6 April 2026. Dalam periode dua minggu pertama, usmile Optical White diklaim mencatatkan nilai transaksi harian lebih dari Rp100 juta. Produk ini juga disebut menempati posisi pasta gigi premium nomor satu dalam daftar Weekly Product di TikTok Shop pada periode 4–10 Mei 2026, serta masuk dalam jajaran Top 10 Product di Shopee.

Melalui inovasi ini, usmile menyatakan komitmennya untuk menghadirkan solusi oral care preventif berbasis sains yang relevan dengan tantangan konsumsi gula masyarakat saat ini.


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV