mGanik Kembangkan Camilan Multigrain untuk Bantu Kelola Diabetes
mGanik Superfood hadir sebagai camilan multigrain dengan beban glikemik rendah untuk membantu penyandang diabetes mengelola rasa lapar.
mGanik Nutrition mengembangkan camilan multigrain dengan beban glikemik rendah untuk penyandang diabetes.
INFOBRAND.ID, Jakarta – mGanik Nutrition mengembangkan mGanik Superfood, camilan multigrain dengan beban glikemik rendah yang ditujukan untuk membantu penyandang Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) dalam mengelola pola makan dan rasa lapar.
Pengelolaan diabetes tidak hanya berkaitan dengan pembatasan konsumsi gula, tetapi juga kemampuan mengendalikan rasa lapar yang muncul di luar waktu makan utama. Pada penyandang DMT2, kondisi yang dikenal sebagai fake hunger atau rasa lapar yang tidak selalu dipicu oleh kebutuhan energi tubuh dapat menjadi tantangan dalam menjaga pola makan sehari-hari.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, mGanik Nutrition menghadirkan mGanik Superfood yang dikembangkan oleh tim riset dan pengembangan (R&D) perusahaan bersama dr. Kelvin Candiago. Produk ini diklaim memiliki beban glikemik sebesar 4,89 berdasarkan hasil pengujian laboratorium terakreditasi.
Menurut mGanik Nutrition, formulasi produk disusun dengan pendekatan ilmiah yang dirancang untuk membantu penyandang diabetes mengelola rasa lapar sekaligus menjaga respons gula darah.
mGanik Superfood disebut mengandung 22 jenis multigrain, tinggi serat, 10 gram protein nabati, serta vitamin B6 dan B12. Berdasarkan hasil pengujian laboratorium, beban glikemik produk tersebut berada pada angka 4,89 yang tergolong sangat rendah.
Perusahaan menjelaskan bahwa formulasi produk dirancang melalui tiga mekanisme utama. Pertama, kandungan karbohidrat kompleks dari berbagai jenis biji-bijian dan serat yang tinggi ditujukan untuk membantu mempertahankan rasa kenyang lebih lama sekaligus memperlambat penyerapan glukosa dalam tubuh.
Kedua, kandungan protein nabati dalam produk disebut dapat membantu merangsang pelepasan hormon GLP-1 yang berperan dalam memperlambat pengosongan lambung dan meningkatkan sinyal kenyang.
Ketiga, vitamin B6 dan B12 yang terkandung dalam produk berfungsi dalam proses metabolisme energi, sehingga membantu tubuh mengubah nutrisi menjadi energi yang dapat digunakan.
Menurut dr. Kelvin Candiago, tantangan dalam pengelolaan diabetes tidak hanya terjadi saat waktu makan utama, tetapi juga ketika rasa lapar muncul di sela-sela waktu makan.
“Hasil uji klinis ini menunjukkan camilan dengan beban glikemik rendah mampu memberikan respons glukosa yang lebih stabil, sehingga berpotensi membantu penyandang diabetes dalam mengelola kondisi sehari-hari secara lebih efektif,” ujar Kelvin.
Melalui pengembangan mGanik Superfood, perusahaan menghadirkan alternatif camilan multigrain dengan beban glikemik rendah yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan penyandang diabetes dalam mengatur pola konsumsi harian.


