Ahad, 10 Mei 2026

Follow us:

infobrand

Pekan Halal Indonesia 2026 Integrasikan Industri Halal dan Pendidikan Global

Pekan Halal Indonesia 2026 hadir mengintegrasikan industri halal dan pendidikan global dalam satu platform kolaborasi strategis.

Pekan Halal Indonesia 2026 Integrasikan Industri Halal dan Pendidikan Global Press Conference Peluncuran Pekan Halal Indonesia 2026 dan EduNation Festival di Jakarta memperkuat kolaborasi industri halal dan pendidikan global.

INFOBRAND.ID, Jakarta – Pekan Halal Indonesia (PHI) 2026 bersama EduNation Festival resmi diluncurkan di Aula Graha Utama Gedung A, Komplek Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta. Agenda ini menjadi langkah awal penguatan kolaborasi lintas sektor untuk membangun ekosistem halal dan pendidikan yang terintegrasi di Indonesia. 

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah turut mendukung penyelenggaraan PHI 2026 sebagai strategic partner dalam menghadirkan platform yang menghubungkan industri halal, pendidikan, gaya hidup modern, serta pengembangan generasi muda. Langkah ini dinilai sejalan dengan potensi Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia dan pasar halal yang terus berkembang. 

Pekan Halal Indonesia 2026 tidak hanya difokuskan sebagai ajang promosi produk dan layanan halal, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara pelaku usaha, institusi pendidikan, komunitas kreatif, regulator, hingga generasi muda. Penyelenggara menilai pendekatan tersebut diperlukan untuk memperkuat ekosistem halal nasional secara lebih luas. 

IKLAN INFOBRAND.ID

inject article ibos 1 - 2026

Direktur PT Debindo selaku penyelenggara, Vibiadhi Swasti Pradana, mengatakan PHI 2026 hadir dengan konsep yang mengintegrasikan sektor bisnis, edukasi, dan gaya hidup halal.

“Pekan Halal Indonesia hadir untuk mengisi ruang yang belum sepenuhnya terakomodasi dalam berbagai pameran halal yang ada. Kami menghadirkan platform yang tidak hanya mempertemukan pelaku usaha dan pasar, tetapi juga mengintegrasikan edukasi, literasi halal, sertifikasi, hingga penguatan gaya hidup halal modern,” ujarnya. 

PHI 2026 juga menghadirkan Halal Kulture sebagai ruang eksplorasi gaya hidup halal yang dikemas dengan pendekatan interaktif dan relevan dengan generasi muda. Program ini akan menghadirkan berbagai kegiatan seperti Faedah Talkz, Creative Space, Outdoortainment, dan Community Space. Selain itu, terdapat GlamLocal yang menjadi area pameran modest fashion dan aksesori dari berbagai brand lokal. 

IKLAN INFOBRAND.ID

Inject Article IBOS 2 -2026

Di sektor tekstil dan modest fashion, penyelenggara bekerja sama dengan Deatextile melalui Textile Trade Event by Deatextile. Zona khusus tersebut ditujukan untuk mempertemukan pelaku industri, brand, buyer, hingga inovator tekstil dalam memperkuat rantai pasok modest fashion Indonesia. 

IKLAN INFOBRAND.ID

Inject Article IBOS 3 - 2026

EduNation Festival Perluas Akses Pendidikan Global

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem halal dan pendidikan, PHI 2026 digelar bersamaan dengan EduNation Festival, pameran pendidikan Islam internasional yang mempertemukan institusi pendidikan, universitas global, tenaga pendidik, pelajar, serta organisasi pemberi beasiswa. 

Ketua KOPIN (Konsorsium Pendidikan Islam Internasional), Ustadz Dr. Ali Saman Hasan, menyebut EduNation 2026 menjadi pengembangan dari penyelenggaraan sebelumnya yang masih berfokus pada tingkat nasional.

“EduNation tahun ini kami dorong menjadi platform pendidikan Islam internasional yang membuka akses lebih luas bagi pelajar Indonesia untuk terhubung dengan institusi pendidikan global. Kami ingin menghadirkan sekolah-sekolah internasional, universitas dari Timur Tengah, Malaysia, hingga negara-negara lain untuk membuka peluang kolaborasi nyata,” jelasnya. 

Menurutnya, kolaborasi antara EduNation dan Pekan Halal Indonesia menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang memiliki daya saing global melalui pendidikan dan nilai-nilai halal.

“Kami ingin Indonesia tidak hanya dikenal sebagai pasar Muslim terbesar, tetapi juga sebagai pusat pendidikan Islam modern yang mampu melahirkan generasi berdaya saing global,” tambahnya. 

Sementara itu, perwakilan KNEKS (Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah), Muhammad Quraisy, Ph.D., menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan industri halal. Hal tersebut ditunjukkan melalui tingginya konsumsi produk halal, kontribusi halal value chain terhadap ekonomi nasional, hingga pertumbuhan sertifikasi halal yang terus meningkat. Saat ini, lebih dari 300 ribu sertifikat halal telah diterbitkan di Indonesia. 

Meski demikian, ia menilai literasi masyarakat terkait halal dan ekonomi syariah masih perlu diperkuat.

“Literasi masyarakat terkait halal dan ekonomi syariah masih perlu diperkuat. Banyak masyarakat merasa sudah memahami konsep halal, padahal edukasi mengenai standar, sertifikasi, dan implementasinya masih sangat diperlukan,” ungkapnya. 

PHI 2026 dan EduNation Festival menargetkan puluhan ribu pengunjung dari kalangan pelaku industri, keluarga muda, pelajar, tenaga pendidik, komunitas, hingga buyer potensial. Kedua agenda tersebut diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara industri halal, pendidikan internasional, dan perkembangan gaya hidup halal di Indonesia.


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV