Senin, 27 April 2026

Follow us:

infobrand

Starbucks Creative Youth Entrepreneurship Program 2026 Jangkau Ribuan Siswa

Starbucks Creative Youth Entrepreneurship Program 2026 dorong kewirausahaan siswa melalui pelatihan bisnis dan pendampingan relawan.

Starbucks Creative Youth Entrepreneurship Program 2026 Jangkau Ribuan Siswa Kegiatan siswa dalam program SCYEP 2026 yang berfokus pada praktik kewirausahaan di sekolah.

INFOBRAND.ID, Jakarta – Program kewirausahaan Starbucks Creative Youth Entrepreneurship Program (SCYEP) 2026 kembali digelar oleh Prestasi Junior Indonesia bersama Starbucks Indonesia dengan dukungan The Starbucks Foundation. Inisiatif ini ditujukan untuk mendorong siswa sekolah menengah atas (SMA/SMK) mengeksplorasi kewirausahaan sebagai opsi karier melalui pengembangan keterampilan praktis dan pengalaman langsung menjalankan usaha.

Melalui program ini, peserta dilibatkan dalam pembentukan usaha mikro berbasis sekolah yang dikenal sebagai Junior Achievement Company atau Student Company. Siswa tidak hanya mempelajari konsep bisnis, tetapi juga menjalankan proses operasional mulai dari pengembangan produk, pengelolaan keuangan, hingga pemasaran.

Sejak diluncurkan pada 2019, SCYEP telah menjangkau lebih dari 6.000 siswa di berbagai wilayah Indonesia. Program ini turut didukung lebih dari 1.800 relawan dari Starbucks yang berperan sebagai mentor bisnis. Pada tahun ajaran 2025–2026, program ini melibatkan lebih dari 1.000 siswa dari 15 SMA/SMK yang tersebar di sejumlah kota, termasuk Medan, Jakarta, Bandung, hingga Jayapura.

IKLAN INFOBRAND.ID

inject article ibos 1 - 2026

Senior General Manager Corporate Public Relation PT Sari Coffee Indonesia, Avolina Raharjanti, menyampaikan, “Sejak tahun 2011, partner (sebutan karyawan) Starbucks terus berkomitmen untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat sebagai bagian dari Bulan Kebaikan Global atau Global Month of Good (GMoG) yang terjadi setiap bulan April sebagai salah satu cara untuk mewujudkan misi kami, yakni menginspirasi dan memelihara semangat kemanusaiaan – satu orang, satu cangkir, dan satu lingkungan pada satu waktu,” paparnya.

Dalam pelaksanaan tahun ini, lebih dari 200 karyawan Starbucks terlibat sebagai relawan untuk mendampingi siswa dalam membangun dan mengembangkan perusahaan siswa. Avolina menambahkan, “Ini dilakukan sebagai upaya untuk mendorong kewirausahaan agar menjadi pilihan karier yang menjanjikan bagi generasi muda,” imbuhnya.

Direktur Eksekutif Prestasi Junior Indonesia, Utami Anita Herawati, menjelaskan, “Starbucks Creative Youth Entrepreneurship Program tahun ini menghadirkan pendekatan pembelajaran kewirausahaan yang semakin komprehensif, dimulai dari JA Be Entrepreneurial untuk membangun pola pikir dan keterampilan dasar, hingga JA Company Program yang memberikan pengalaman langsung dalam menjalankan bisnis.”

IKLAN INFOBRAND.ID

Inject Article IBOS 2 -2026

Program ini berlangsung sejak Agustus 2025 hingga Maret 2026. Sebanyak 268 siswa dari 10 sekolah mengikuti JA Company Program, sementara 788 siswa lainnya dari lima sekolah berpartisipasi dalam JA Be Entrepreneurial. Sekolah penerima manfaat berasal dari berbagai kota seperti Surabaya, Denpasar, Semarang, hingga Jakarta.

IKLAN INFOBRAND.ID

Inject Article IBOS 3 - 2026

Utami menambahkan bahwa perluasan implementasi program ke berbagai daerah memungkinkan lebih banyak siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengaplikasikan ide bisnis secara nyata. “Hal ini mencerminkan besarnya potensi generasi muda Indonesia untuk menjadi wirausaha yang adaptif, kreatif, dan berdampak bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dukungan terhadap program ini juga disampaikan oleh Leontinus Alpha Edison, Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat. Ia menyatakan, “Kami mengapresiasi inisiatif SCYEP ini sebagai wujud nyata kolaborasi dalam mendorong pemberdayaan generasi muda melalui kewirausahaan.”

Menurutnya, program ini menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan keterampilan bisnis, inovasi, serta kepedulian sosial dan lingkungan. “Kami berharap melalui program ini, para peserta dapat menghadirkan solusi yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga berkelanjutan dan berdampak bagi masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari generasi muda yang berdaya saing dan berkontribusi bagi masa depan Indonesia,” harap Leontinus.

Sebagai bagian akhir program, diselenggarakan kompetisi regional antar perusahaan siswa atau Regional Student Company Competition di Teater Wahyu Sihombig, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah aspek seperti ide produk, strategi pemasaran, pengelolaan keuangan, dan potensi pengembangan bisnis.

Selain SCYEP, Starbucks juga menjalankan berbagai inisiatif sosial melalui Bulan Kebaikan Global setiap April. Di Indonesia, program ini mencakup pembangunan 17 fasilitas AquaTower di beberapa wilayah untuk mendukung akses air bersih.

Starbucks juga menjalankan program WASH yang berfokus pada sanitasi dan akses air bersih di Jawa Barat, bekerja sama dengan Habitat for Humanity Indonesia. Program ini mencakup pembangunan rumah dan fasilitas sanitasi bagi masyarakat.

Sejak 2022, Starbucks turut mengembangkan program Starbucks Books for the Future yang telah mengumpulkan lebih dari 20.000 buku untuk didonasikan ke berbagai organisasi sosial di enam kota. Pada tahun ini, lebih dari 10.000 buku disalurkan kepada anak-anak terdampak banjir di Aceh dan Sumatra Utara melalui Save the Children Indonesia.

Selain itu, inisiatif Greener Nusantara yang diluncurkan sejak 2018 berfokus pada pengurangan sampah plastik melalui penggunaan material ramah lingkungan serta kampanye penggunaan cangkir guna ulang di kalangan pelanggan.


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV