Kolaborasi UMB–USM Dorong UMKM Naik Kelas lewat Pelatihan Terpadu di Jakarta Barat
Kolaborasi UMB–USM dalam mendorong UMKM Naik Kelas/Istimewa
INFOBRAND.ID, JAKARTA – Semangat pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal tercermin dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) hasil kolaborasi Universitas Mercu Buana (UMB) dan Universiti Sains Malaysia (USM) yang digelar di Kelurahan Kedaung Kaliangke, Jakarta Barat, Kamis (23/4/2026). Program ini mengusung tema “Penguatan Kapasitas Wirausaha melalui Pelatihan Terpadu dalam Pemasaran, Keuangan, SDM, dan Pengembangan Produk Unggulan Lokal.”
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Lurah Kedaung Kaliangke, Muchamad Ghufri Fatchani, SE, serta diikuti oleh kelompok PKK dan masyarakat setempat. Fokus utama program adalah peningkatan kapasitas kewirausahaan berbasis industri rumahan guna mendorong kemandirian ekonomi keluarga.
Berbeda dari pelatihan konvensional, program ini dirancang aplikatif melalui praktik langsung. Salah satu sesi unggulan adalah pelatihan pembuatan wajik ketan sebagai produk tradisional bernilai ekonomi tinggi. Peserta tidak hanya belajar proses produksi, tetapi juga strategi pengemasan dan pemasaran digital agar produk mampu bersaing di pasar modern.
Selain itu, pelatihan pembuatan nugget ayam dan nugget ikan sehat turut menjadi perhatian. Materi ini mengintegrasikan aspek kewirausahaan dengan peningkatan gizi keluarga, khususnya bagi anak-anak.
Dimensi global dalam kegiatan ini diperkuat oleh kehadiran narasumber internasional, Dr. Abdul Hadi Zulkafli dari USM, yang memberikan wawasan mengenai pengembangan kewirausahaan berbasis perspektif global. Sementara itu, tim akademisi UMB memberikan pendampingan komprehensif sesuai bidang keahlian masing-masing.
Dr. Anton Hindardjo memaparkan strategi pengembangan produk berbasis ekonomi kreatif dan optimalisasi pemasaran digital. Dr. Mafizatun Nurhayati menyoroti pentingnya pemberdayaan perempuan melalui usaha nugget sehat sebagai peluang bisnis sekaligus kontribusi terhadap ketahanan gizi keluarga.
Penguatan aspek manajerial disampaikan oleh Dr. Sri Marti Pramudena melalui pelatihan pengelolaan keuangan usaha rumahan. Di sisi lain, Dr. Arief Bowo P. Kasmo menekankan pentingnya diferensiasi produk untuk meningkatkan daya saing UMKM, sementara Dr. Kasmir mengulas tantangan keberlanjutan usaha di tengah dinamika pasar.
Materi turut diperkaya oleh Dr. Firman Fauzi yang mengangkat pentingnya penguatan ekonomi keluarga berbasis usaha rumahan, serta Dr. Anik Herminingsih yang menjelaskan aspek hukum ketenagakerjaan sebagai fondasi keberlanjutan bisnis UMKM.
Sebagai bentuk komitmen nyata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMB juga menyerahkan bantuan peralatan produksi kepada masyarakat guna mendukung implementasi hasil pelatihan secara berkelanjutan.
Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi dan ramah tamah yang mempererat hubungan antara akademisi dan masyarakat. Program kolaboratif ini diharapkan mampu melahirkan pelaku UMKM yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis potensi daerah.
Sinergi antara perguruan tinggi nasional dan internasional ini menjadi contoh konkret bagaimana kolaborasi lintas institusi dapat memberikan dampak nyata bagi pemberdayaan masyarakat di era ekonomi global.


