Air Minum Biru Siap Terima Indonesia Digital Popular Brand Award 2026, Perkuat Popularitas Digital di Industri Depot Air Minum Isi Ulang
Air Minum Biru raih Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 berkat popularitas digital dan strategi omnichannel yang konsisten.
Depo Air Minum Biru menjadi peraih penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 untuk kategori Depot Air Minum Isi Ulang.
INFOBRAND.ID, Jakarta - PT Biru Semesta Abadi melalui brand Air Minum Biru akan menerima penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 pada kategori Depot Air Minum Isi Ulang. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan brand dalam membangun popularitas serta interaksi yang kuat dengan konsumen di ranah digital, sejalan dengan meningkatnya peran teknologi dalam menentukan pilihan konsumen.
Didirikan pada 22 Mei 2002 di Surabaya, Air Minum Biru berangkat dari keyakinan bahwa setiap orang berhak mendapatkan air minum sehat dengan harga terjangkau. PT Biru Semesta Abadi mengembangkan konsep Depo Air Minum (DAM) berbasis teknologi untuk menghadirkan air minum berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. Seiring perjalanan bisnisnya, perusahaan memperluas jangkauan melalui sistem franchise sejak 2006, yang tidak hanya mendorong ekspansi bisnis, tetapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat.
Founder & CEO PT Biru Semesta Abadi, Yantje Wongso, menjelaskan bahwa Air Minum Biru dibangun dengan filosofi memberikan kemudahan hidup melalui penyediaan air minum yang sehat dan terjangkau. “Memberikan kemudahan hidup melalui penyediaan air minum yang sehat, berkualitas terbaik, dengan biaya ringan,” ujarnya kepada INFOBRAND, Selasa (21/4). Ia menambahkan bahwa konsep ini terus dijaga untuk memastikan manfaat produk dapat dirasakan oleh masyarakat luas tanpa batasan ekonomi.
Dari sisi produk, Air Minum Biru menawarkan air minum isi ulang dengan harga sekitar sepertiga dari air minum dalam kemasan, tanpa mengurangi kualitas. Menggunakan 100% teknologi ozon yang merupakan standar industri, air yang dihasilkan memiliki kandungan oksigen yang tinggi dan diproses secara higienis. Tingkat kesegaran juga terjaga karena produk langsung didistribusikan setelah proses produksi. Selain itu, standar pelayanan yang profesional turut menjadi faktor penting dalam menjaga kenyamanan konsumen.
Dalam membangun popularitas, Air Minum Biru memanfaatkan strategi pemasaran yang menggabungkan kanal digital dan offline. Perusahaan secara aktif menggunakan media sosial, digital ads, serta platform komunikasi seperti website, Instagram, TikTok, YouTube, dan WhatsApp untuk menjaga konsistensi pesan brand. Di saat yang sama, promosi melalui media konvensional seperti radio, majalah, hingga billboard tetap dijalankan sebagai bagian dari strategi omnichannel.
Yantje Wongso juga menjelaskan bahwa strategi digital yang diterapkan bersifat terintegrasi, dengan memadukan konten organik, kolaborasi dengan influencer, serta kampanye tematik untuk meningkatkan engagement. Pendekatan ini tidak hanya bertujuan membangun awareness, tetapi juga memastikan pesan brand tetap relevan dengan kebutuhan konsumen yang semakin digital-savvy.
Selain itu, relevansi Air Minum Biru tetap terjaga karena produk yang ditawarkan merupakan kebutuhan dasar masyarakat, yaitu air minum. Dengan kombinasi kualitas yang terjaga dan harga yang terjangkau, brand ini terus menjadi pilihan rasional bagi konsumen. Jaringan outlet yang luas juga mempermudah akses, sehingga Air Minum Biru hadir sebagai bagian dari kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Melalui pencapaian ini, Air Minum Biru menunjukkan konsistensinya dalam membangun popularitas digital sekaligus mempertahankan relevansi di tengah perubahan perilaku konsumen. Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan, memperkuat strategi digital, serta menghadirkan solusi air minum yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.


