Rabu, 22 April 2026

Follow us:

infobrand

Member Herbalife Naik Dua Kali Lipat Usai Sertifikasi Syariah

Member Herbalife meningkat dua kali lipat setelah sertifikasi syariah, didorong kepercayaan pasar dan edukasi bisnis.

Member Herbalife Naik Dua Kali Lipat Usai Sertifikasi Syariah Kegiatan Herbalife Indonesia yang menunjukkan antusiasme member dan peserta setelah sertifikasi syariah.

INFOBRAND.ID, Jakarta – Kinerja bisnis Herbalife Indonesia menunjukkan pertumbuhan setelah satu tahun mengantongi Sertifikasi Penjualan Langsung Berjenjang Syariah (PLBS) dari Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia. Salah satu indikatornya adalah peningkatan jumlah member yang bergabung hingga mencapai dua kali lipat per Maret 2026.

Direktur & General Manager Herbalife Indonesia, Oktrianto Wahyu Jatmiko, menyampaikan bahwa pertumbuhan tersebut tidak hanya tercermin dari jumlah member, tetapi juga dari tingginya partisipasi publik dalam berbagai kegiatan perusahaan. “Tidak hanya member yang bertambah, event-event yang kami gelar juga mendapatkan antusiasme yang tinggi dari kustomer, bahkan masyarakat umum. Salah satunya, event Herbalife Run 2025 yang jumlah pesertanya mencapai yang tertinggi (5.000 peserta—red),” ungkapnya dalam konferensi pers di Jakarta.

Ia menjelaskan bahwa Sertifikasi PLBS berperan dalam memperkuat fondasi bisnis sekaligus mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan. Sertifikasi tersebut dinilai mampu meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, memperkuat kepercayaan pasar, serta memperluas ekosistem bisnis perusahaan. Selain itu, sertifikasi ini juga menegaskan bahwa seluruh proses operasional Herbalife Indonesia telah selaras dengan prinsip syariah Islam.

IKLAN INFOBRAND.ID

inject article ibos 1 - 2026

“Kami melihat optimisme yang kuat di seluruh jaringan kami. PLBS memberikan arah yang lebih jelas bagi pertumbuhan di Indonesia, di mana konsumen sangat menghargai produk halal dan praktik bisnis yang etis,” ujarnya.

Perusahaan juga menyebut bahwa pertumbuhan tersebut didukung oleh pengembangan produk nutrisi, pendampingan dari distributor, serta edukasi terkait gaya hidup aktif dan sehat yang terus dilakukan kepada masyarakat.

Dari sisi pengawasan, M. Bukhori Muslim menjelaskan bahwa evaluasi rutin dilakukan bersama Dewan Pengawas Syariah Herbalife Indonesia untuk memastikan model bisnis tetap sesuai dengan prinsip syariah. Ia menekankan bahwa sistem tersebut harus bebas dari unsur gharar (ketidakpastian) dan maysir (perjudian).

IKLAN INFOBRAND.ID

Inject Article IBOS 2 -2026

“Sertifikasi PLBS menjawab berbagai kekhawatiran sebelumnya dan memperkuat kepercayaan. Distributor dapat mengembangkan bisnisnya dengan keyakinan dalam sistem yang adil, transparan, dan sesuai syariah,” katanya.

Sementara itu, Fauzan Sugiyono menyampaikan bahwa Sertifikat Syariah dari DSN-MUI diberikan melalui proses yang ketat. Persyaratan tersebut mencakup model bisnis dan pemasaran, kepatuhan produk, sertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal untuk berbagai kategori produk, serta keanggotaan dalam Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia.

“Kami mendorong para distributor untuk menjalankan bisnis dengan niat yang tulus dan keyakinan penuh. Sertifikasi PLBS memberikan jaminan syariah yang resmi, sehingga tidak ada lagi keraguan terhadap integritas syariah dari model bisnis ini,” tambahnya. Ia juga menyebutkan bahwa hingga saat ini terdapat 18 perusahaan MLM yang telah memperoleh sertifikasi syariah.

IKLAN INFOBRAND.ID

Inject Article IBOS 3 - 2026

Lebih lanjut, Oktrianto Wahyu Jatmiko menyampaikan bahwa sejak memperoleh sertifikasi PLBS, perusahaan telah menjalankan fase awal berupa sosialisasi dan edukasi kepada jaringan distributor maupun masyarakat. “Herbalife banyak melibatkan DPS (Dewan Pengawas Syariah) dalam event-event edukatif yang telah kami lakukan. Tahun ini, Herbalife akan meningkatkan sosialisasi dan edukasi  ke berbagai daerah di Indonesia, baik online maupun offline,” tutupnya.


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV